Studi Islam & Bahasa Arab Telegram channel photo

Studi Islam & Bahasa Arab

@studi_arabPublic Channel

Majelis yg telah berkiprah sejak 2016: - Kuliah Bahasa Arab Online - Kajian Kitab Online Ilmu KeIslaman - Akademi Fiqih Siyasah - Kursus Terjemah Arab-Indonesia https://wa.me/6289526856480 Jika ada iklan diluar admin, mohon abaikan, itu bukan dari admin

Kelas OnlineIndonesiaIndonesia

828

Last views

8.7k (8,720 subscribers)
Anggota
—
Rating
88
Total Posts
Oct 14, 2026, 4:55 PM
Diperbarui
Apr 6, 2026
Created
Stats

Anda melihat konten dalam bahasa Indonesia. Untuk melihat konten dalam bahasa lain, ubah bahasa situs web.

Channel Information

Channel Information
Channel NameStudi Islam & Bahasa Arab
Username@studi_arab
CategoryKelas Online
LanguageIndonesia
CountryIndonesia
Anggota8,720
Channel TypePublic Channel
Created6 Apr 2026
Last Updated14 Okt 2026 • 7 hari yang lalu
StatusActive

Peringkat

Peringkat Global
#301663-622
Peringkat Bahasa
#1442Tidak ada perubahan
Peringkat Kategori
#1371-9

Pertumbuhan Pelanggan

Total: 8.7K30 Days growth: -1101.2%
09/1509/2009/2509/3010/0510/1010/14
Pertumbuhan Pelanggan - 30 Days
DateSubscribers
15:09:20268,830
16:09:20268,830
17:09:20268,814
18:09:20268,814
19:09:20268,814
20:09:20268,814
21:09:20268,814
22:09:20268,814
23:09:20268,814
24:09:20268,814
25:09:20268,814
26:09:20268,814
27:09:20268,814
28:09:20268,814
29:09:20268,814
30:09:20268,814
01:10:20268,814
02:10:20268,814
03:10:20268,814
04:10:20268,814
05:10:20268,814
06:10:20268,814
07:10:20268,814
08:10:20268,814
09:10:20268,814
10:10:20268,814
11:10:20268,814
12:10:20268,814
13:10:20268,814
14:10:20268,720
Pertumbuhan Pelanggan - Weekly
DateSubscribers
Week of 06:04:20269,207
Week of 13:04:20269,207
Week of 20:04:20269,207
Week of 27:04:20269,156
Week of 04:05:20269,156
Week of 11:05:20269,127
Week of 18:05:20269,127
Week of 25:05:20269,127
Week of 01:06:20269,095
Week of 08:06:20269,095
Week of 15:06:20269,095
Week of 22:06:20269,095
Week of 29:06:20269,036
Week of 06:07:20269,036
Week of 13:07:20269,036
Week of 20:07:20268,971
Week of 27:07:20268,971
Week of 03:08:20268,911
Week of 10:08:20268,911
Week of 17:08:20268,885
Week of 24:08:20268,857
Week of 31:08:20268,857
Week of 07:09:20268,830
Week of 14:09:20268,814
Week of 21:09:20268,814
Week of 28:09:20268,814
Week of 05:10:20268,814
Week of 12:10:20268,720
Pertumbuhan Pelanggan - Monthly
DateSubscribers
April 20269,156
May 20269,127
June 20269,036
July 20268,971
August 20268,857
September 20268,814
October 20268,720
Pertumbuhan Pelanggan - Yearly
DateSubscribers
20268,720

Top 10 posts

Most viewed posts from this channel

By views
  1. #1Lihatlah. Negeri ini tidak diminta langsung meminta air hujan. Negeri 2.3K
  2. #2النعمة ترحل بكفرها حتى عن أطهر بقعة، فمحمد أعظم النعم، لما كفر له أهل 2.2K
  3. #3وَمَا مَنَعُوا زَكَاةَ أَمْوَالِهِمْ إِلَّا مُنِعُوا الْقَطْرَ مِنَ ال2.1K
  4. #4Post #66132.0K
  5. #5بلغني أن الله إذا أراد بقوم شرا ألزمهم الجدل ومنعهم العمل2.0K
  6. #6كان صلى الله عليه وسلم قرآنا يمشي على الأرض، فمن أراد أن يعرف الإسلام 1.9K
  7. #7سيرة محمد صلى الله عليه وسلم تعرض علينا اعظم صورة للإنسان الكامل في كل1.7K
  8. #8اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ1.7K
  9. #9*Sebelum Minta Hujan, Mari Kita Benahi Dulu Negeri Ini*1.6K
  10. #10*Cinta Sejati*1.6K

Postingan Terbaru

Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

02 Okt 2026, 04.42

رَحِمَ اللهُ عَبْدًا مَسَحَ دَمْعَ الْمُبْتَلَى، وَخَفَّفَ هَمَّ الْمَكْرُوْبِ، وَكَانَ مِفْتَاحًا لِلْخَيْرِ.

Semoga Allah merahmati siapapun hamba yang mengusap air mata orang yang tertimpa musibah, meringankan beban orang yang dirundung kesedihan, dan menjadi pembuka bagi pintu-pintu kebaikan.
828000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

30 Sep 2026, 07.24

ان في دوام الذكر في الطريق والبيت والحضر والسفر والبقاع، تكثيرا لشهود العبد يوم القيامة، فان البقعة والدار والجبل والارض، تشهد للذاكر يوم القيامة

Sesungguhnya membiasakan dzikir di jalan, di rumah, ketika menetap maupun bepergian, dan di berbagai tempat, akan memperbanyak saksi bagi seorang hamba pada hari kiamat. Sebab, tempat, rumah, gunung, dan bumi akan menjadi saksi bagi orang yang berdzikir pada hari kiamat. (Ibnul Qayyim rh)
991000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

29 Sep 2026, 06.39

أخاف عليكم اثنين: اتِّباع الهوى، وطول الأمل؛ فإنَّ اتِّباع الهوى يصدُّ عن الحقِّ، وطول الأمل ينسي الآخرة»

Aku mengkhawatirkan atas kalian dua hal: Mengikuti hawa nafsu dan panjang angan-angan. Sesungguhnya mengikuti hawa nafsu akan menghalangi kebenaran, dan panjang angan-angan akan melupakan akhirat. (Ali bin Abi Thalib ra)
1,080000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

28 Sep 2026, 15.11

Kembali Dibuka Pendaftaran Bulan Rabi‘ul Akhir 1448 H

Berantas Buta Kitab Gundul Angkatan ke 27 Tahun 2026

Berhubung banyaknya peminat yg ingin belajar bahasa Arab. Team KBA Online kembali membuka pendaftaran bagi calon peserta Kuliah Bahasa Arab Online.

Kuliah ini bersifat non formal, dengan desain fleksibilitas tinggi bagi siapapun yg mau ikut, bahkan bagi anda yg super sibuk sekalipun bisa ikut serta. Termasuk bg pemula yg belum punya dasar sekalipun bisa ikut juga.

Karena itu, mari bagi yg mau ikut kelas bahasa Arab online gelombang tahun 2026 ini, bisa registrasi segera  melalui no wa/tlgrm 085950697212

احرصوا على تعلم اللغة العربية فإنها جزء من دينكم

Seriuslah mempelajari bahasa Arab, karena bahasa Arab itu merupakan bagian dari agama kalian. (Umar bin Khattab ra)

تعلموا العربية كما تعلمون حفظ القرآن.

Pelajarilah Bahasa Arab, sebagaimana kalian belajar menghafal Alquran (Ubayy bin Ka’b ra)

Jangan nunggu waktu luang dan kesempatan, namun ciptakan waktu dan kesempatan, belajar b. Arab investasi akhirat.

لا تمض يومك في غير منفعة، و لا تضع مالك في غير صنعة

Jangan kaulewatkan harimu untuk sesuatu yang tidak bermanfaat, dan jangan kau sia-siakan hartamu untuk sesuatu yang tidak produktif.
1,130000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

26 Sep 2026, 10.17

سأل رجل الحسن البصري: أمؤمن أنت؟ فقال: إن كنت تريد قول الله عز وجل "آمنا بالله وما أنزل إلينا"، فنعم، به نتناكح ونتوارث ونحقن الدماء؛ وإن كنت تريد قول الله تعالى "إنما المؤمنون الذين إذا ذكر الله وجلت قلوبهم"، فنسأل الله أن نكون منهم

Seseorang bertanya kpd al-Hasan al-Bashri: “Apakah anda orang yg beriman?” Beliau menjawab: “Jika yg kau maksud beriman dlm firman Allah ‘azza wa jalla: “Kami beriman kpd Allah dan apa yg diturunkan kpd kami,” maka iya jelas beriman. Sesuai firman tsb, kami menikah, mewariskan dan melindungi jiwa. Tapi jika yg kau maksud beriman dlm firman Allah ta’ala: “Sesungguhnya orang-orang beriman adlh mereka yg bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka,” maka kami memohon kpd Allah agar termasuk di antara mereka."
1,050000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

17 Sep 2026, 18.00

من حسن خلق الرجل أن يحدث صاحبه وهو يتبسم

Termasuk akhlak baik seseorang, ia berbicara kepada temannya dalam keadaan tersenyum. (Habib Ibnu Abi Tsabit rh)
1,590000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

15 Sep 2026, 11.50

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلْتَ بِهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلْتَ بِهِ

"Ya Allah, sungguh aku mohon kepadaMu kebaikan angin ini, kebaikan apa yg ada padanya, dan kebaikan pada tujuan angin ini dihembuskan. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan angin ini, keburukan apa yg ada padanya, dan keburukan tujuan angin ini dihembuskan." (HR. Muslim)
1,670000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

11 Sep 2026, 17.49

بلغني أن الله إذا أراد بقوم شرا ألزمهم الجدل ومنعهم العمل

Telah sampai keterangan kepadaku, apabila Allah menghendaki keburukan bagi suatu masyarakat, maka mereka akan disibukkan dgn perdebatan dan terhalang berbuat kebaikan. (Imam al-Auzai' rh)
2,000000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

08 Sep 2026, 11.56

Kembali Dibuka Pendaftaran Spesial Bulan Maulid 1448 H

Berantas Buta Kitab Gundul Angkatan ke 27 Tahun 2026

Berhubung banyaknya peminat yg ingin belajar bahasa Arab. Team KBA Online kembali membuka pendaftaran bagi calon peserta Kuliah Bahasa Arab Online.

Kuliah ini bersifat non formal, dengan desain fleksibilitas tinggi bagi siapapun yg mau ikut, bahkan bagi anda yg super sibuk sekalipun bisa ikut serta. Termasuk bg pemula yg belum punya dasar sekalipun bisa ikut juga.

Karena itu, mari bagi yg mau ikut kelas bahasa Arab online gelombang tahun 2026 ini, bisa registrasi segera melalui no wa/tlgrm 085950697212

احرصوا على تعلم اللغة العربية فإنها جزء من دينكم

Seriuslah mempelajari bahasa Arab, karena bahasa Arab itu merupakan bagian dari agama kalian. (Umar bin Khattab ra)

تعلموا العربية كما تعلمون حفظ القرآن.

Pelajarilah Bahasa Arab, sebagaimana kalian belajar menghafal Alquran (Ubayy bin Ka’b ra)

Jangan nunggu waktu luang dan kesempatan, namun ciptakan waktu dan kesempatan, belajar b. Arab investasi akhirat.

لا تمض يومك في غير منفعة، و لا تضع مالك في غير صنعة

Jangan kaulewatkan harimu untuk sesuatu yang tidak bermanfaat, dan jangan kau sia-siakan hartamu untuk sesuatu yang tidak produktif.
727000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

08 Sep 2026, 11.56

Kesimpulannya, peradaban tidak mati karena diserang. Ia mati karena anak-anaknya berhenti mencintainya. Maka tugas kita bukan hanya menjaga masjid. Tugas kita adalah menjaga agar Islam tetap menjadi sesuatu yang layak dibanggakan, layak ditiru, dan layak diperjuangkan menjadi sistem kehidupan.

YSP
963000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

08 Sep 2026, 11.56

Ketika Islam Menjadi Magnet Peradaban

قالت المستشرقة زيجريد هونكه : كان شبابنا في أوروبا يتشبهون بلباس العرب المسلمين ويتفاخرون بنطق العربية فيما بينهم ... بينما وقف قسيس في ميدان إيطالية يخطب قائلًا : إنه لمن المؤسف أن نقتدي بالمسلمين في كل أحوالهم من الملبس وبعض العادات العربية الإسلامية ...

Orientalis Sigrid Hunke berkata: “Dahulu para pemuda kami di Eropa meniru pakaian orang Arab Muslim dan bangga berbicara bahasa Arab di antara mereka.” Sementara itu seorang pendeta berdiri di sebuah lapangan di Italia dan berkhutbah: “Sungguh memalukan bahwa kita meneladani kaum Muslim dalam segala keadaan mereka, mulai dari cara berpakaian hingga beberapa adat Arab-Islam...”

Ada masa dalam sejarah ketika cahaya Islam memancar begitu kuat hingga menembus jantung Eropa. Sigrid Hunke, seorang orientalis Jerman, mencatat bagaimana para pemuda Eropa dahulu meniru pakaian kaum Muslim dan merasa bangga berbicara dengan bahasa Arab. Itu bukan sekadar tren budaya, melainkan pengakuan diam‑diam bahwa peradaban Islam pernah berdiri di puncak kejayaan, menjadi kiblat ilmu, seni, dan gaya hidup.

Namun, di sisi lain, seorang pastor di Italia berdiri di alun‑alun dan mengeluh bahwa umatnya mulai meniru kaum Muslim dalam pakaian dan adat. Keluhan itu bukan sekadar persoalan mode, melainkan cerminan kegelisahan mendalam: Eropa takut kehilangan jati diri di hadapan pesona Islam. Di sinilah tampak jelas wajah perang peradaban — tarik‑menarik pengaruh antara dua dunia yang berbeda, satu sedang bersinar terang, dan satu merasa terancam oleh cahaya itu.

Hari ini cermin itu berbalik. Kita hidup di zaman di mana sebagian pemuda Muslim justru bangga meniru gaya hidup, bahasa, dan pakaian yang datang dari Barat. Kita mengimpor istilah, budaya pop, dan nilai yang bertentangan dengan fitrah, lalu menyebutnya “modern”. Sementara 1000 tahun lalu, Eropa yang haus ilmu datang ke Dunia Islam (Bagdad, Cordoba dll) untuk belajar kedokteran, matematika, dan produk pemikiran muslim lainnya. Mereka pulang dengan membawa jubah, membawa kata-kata Arab dalam sains: aljabar, alkohol, algoritma. Mereka meniru karena mereka mengakui keunggulan.

Lalu apa yang berubah? Yang berubah bukan Islamnya. Yang berubah adalah kita. Kita berhenti menjadi produsen peradaban dan berubah menjadi konsumen. Kita berhenti menawarkan solusi kebangkitan dan mulai meniru masalah kemunduran.

Kita berhenti dari membangun dan mulai sibuk membandingkan diri dengan standar orang lain. Padahal peradaban tidak akan dihormati karena ia fasih berbahasa asing. Ia dihormati karena ia punya bahasa sendiri, punya sistem sendiri, punya wibawa sendiri yang membuat orang lain ingin mempelajarinya.

Kritik paling tajam dari dua kutipan di atas bukan untuk Eropa dulu, tapi untuk kita sekarang. Jika dulu mereka malu karena meniru kita, maka hari ini kita harus malu karena meninggalkan diri kita sendiri.

Jika dulu mereka bangga berbahasa Arab, maka hari ini kita harus bertanya: apakah anak-anak kita masih bangga membaca dan memahami al-Qur'an dengan tajwid dan ilmu keIslaman yang benar?

Jika dulu mereka meniru pakaian kita karena melihatnya sebagai simbol kehormatan, maka hari ini pakaian apa yang kita jadikan simbol identitas?

Perang peradaban tidak akan selesai sampai hari kiamat. Ia hanya berpindah medan. Dulu di medan ilmu dan arsitektur. Kini di medan budaya dan narasi. Dan senjata paling mematikan dalam perang ini bukanlah nuklir, melainkan rasa rendah diri. Ketika sebuah umat merasa malu dengan warisannya, maka ia akan menyerahkan masa depannya tanpa perlawanan.

Karena itu mari kita kembalikan marwah itu. Bukan dengan memusuhi dunia, tapi dengan menjadikan dunia kembali ingin meneladani kita. Menjadi umat yang ketika berjalan, orang melihat wibawa Islam. Ketika berbicara, orang mendengar hikmah. Ketika berekonomi, orang melihat kejujuran. Ketika bernegara dan berpolitik, orang melihat keadilan dan fiqih siyasah.
1,090000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

08 Sep 2026, 11.56

Jika kita ingin hati tetap hidup, akal terus bertumbuh, dan langkah tetap menuju akhirat, maka carilah orang yang ketika engkau memandangnya engkau ingat Allah, ketika engkau mendengarnya engkau bertambah ilmu, dan ketika engkau melihatnya beramal engkau teringat bahwa ada kehidupan setelah ini. Itulah sebaik-baik teman akrab.

YSP
1,040000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

08 Sep 2026, 11.56

Tiga Kriteria Memilih Sahabat: Wajah, Lisan, dan Amal

قيل: يا رسول الله، أيُّ جلسائنا خيرٌ. قال: من ذكَّركم الله رؤيته، وزاد في علمكم منطقه، ذكَّركم بالآخرة عملُه

Ada yang bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: "Wahai Rasulullah, siapakah teman akrab yang paling baik?" Beliau jawab: "Orang yang saat dipandang membuat kalian mengingat Allah, perkataannya membuat ilmu kalian bertambah, dan amalannya membuat kalian mengingat akhirat". (HR. Abu Ya'la)

Sebagian ulama menilai hadits ini dha'if, namun sebagiannya berpendapat meski dha'if namun maknanya shahih.

Hadits ini menempatkan pertanyaan paling mendasar tentang relasi manusia dalam kerangka tauhid. Ketika ditanya “siapakah teman akrab yang paling baik”, Rasulullah ﷺ tidak menjawab dengan menyebut nama, suku, status sosial, atau kekayaan. Beliau memberikan tiga kriteria yang bersifat fungsional dan spiritual sekaligus. Jawaban itu memindahkan tolok ukur persahabatan dari ranah duniawi ke ranah akhirat. Dengan demikian, hadits ini bukan sekadar adab pergaulan, melainkan manhaj dalam membangun lingkungan yang menjaga iman.

Kriteria pertama adalah efek visual. “Orang yang saat dipandang membuat kalian mengingat Allah.” Ini menunjukkan bahwa wajah dan kehadiran seseorang dapat menjadi cermin. Ada manusia yang ketika kita melihatnya, tanpa sepatah kata, hati kita menjadi tunduk. Bisa jadi karena jejak ibadah tampak pada wajahnya, karena kesederhanaan pakaiannya, karena ketenangan geraknya. Di sinilah tampak bahwa iman memiliki bentuk lahir yang dapat dilihat. Maka memilih sahabat berarti memilih “pengingat visual” yang setiap kali mata kita bertemu dengannya, kita teringat kepada siapa kita akan kembali.

Kriteria kedua bersifat intelektual. “Perkataannya membuat ilmu kalian bertambah.” Persahabatan dalam Islam tidak boleh membuat kita stagnan. Sahabat yang baik adalah laboratorium ilmu. Dari lisannya keluar faidah, dalil, hikmah, atau setidaknya pertanyaan yang memaksa kita berpikir. Ia tidak menghabiskan waktu untuk ghibah, sindiran, dan obrolan kosong. Ia berbicara karena ada ilmu yang ingin disampaikan, atau bertanya karena ada ilmu yang ingin dicari. Dengan demikian, majelis dengannya menjadi majelis zikir dan majelis ilmu, bukan majelis pembunuh waktu.

Kriteria ketiga adalah dimensi praksis dan orientasi. “Amalannya membuat kalian mengingat akhirat.” Ini adalah ujian paling objektif. Ucapan bisa dipoles, penampilan bisa dibuat-buat, tetapi amal sehari-hari tidak mungkin berbohong dalam jangka panjang. Orang yang rajin shalat tepat waktu, yang dermawan, yang menjaga amanah, yang takut melanggar syariah, secara otomatis akan mengingatkan kita pada hari perhitungan. Kehadirannya menjadi dakwah tanpa ceramah. Ia membuat kita malu jika lalai, dan membuat kita kuat jika lemah.

Ketiga kriteria ini membentuk satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Jika seseorang hanya membuat kita ingat Allah ketika dilihat tetapi omongannya tidak menambah ilmu dan amalnya tidak mencerminkan akhirat, maka ia belum memenuhi standar. Begitu pula sebaliknya. Karena itu hadits ini bersifat argumentatif dan korektif. Ia menolak gagasan bahwa “yang penting teman baik dan setia” tanpa melihat ke mana kesetiaan itu mengantarkan. Kesetiaan yang tidak mengantarkan kepada Allah adalah kesetiaan yang keliru.

Implikasi hadits ini sangat besar dalam kehidupan modern. Kita hidup di tengah banjir relasi digital. Jumlah “teman” bisa ribuan, tetapi sedikit yang memenuhi tiga timbangan ini. Hadits ini memaksa kita melakukan seleksi. Mengurangi kuantitas demi kualitas. Mengeluarkan dari lingkaran orang-orang yang lisannya merusak akal, amalannya melalaikan akhirat, dan kehadirannya membuat kita lupa Allah. Ini bukan kesombongan, ini adalah bentuk menjaga diri.

Pada akhirnya, hadits ini mengajarkan bahwa sahabat adalah cermin takdir. Kita akan menjadi seperti siapa yang kita duduk bersamanya.
1,150000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

08 Sep 2026, 11.56

Mengapa shalat kita terasa hampa? Karena kita tidak tahu siapa yang sedang kita ikuti gerakannya. Mengapa ketika dakwah kita mudah lelah dan futur? Karena kita tidak pernah membaca bagaimana beliau dicaci, dilempari, diboikot 3 tahun di lembah bernama Syi'b Abi Thalib, namun tetap tersenyum. Mengapa rumah tangga kita kering dan retak? Karena kita tidak pernah meneladani bagaimana beliau memperlakukan para istrinya dengan kelembutan. Sirah mengingatkan kita bahwa masalah kita hari ini bukan baru. Umat ini sudah pernah diuji lebih berat. Dan jawabannya selalu sama: kembali kepada teladan beliau.

Kelima, mencintai Sirah adalah bentuk paling jujur dari mencintai Nabi.

Cinta tanpa mengenal adalah klaim kosong. Kita tidak bisa rindu kepada orang yang tidak kita kenal sifatnya, tidak tahu ceritanya, tidak tahu bagaimana ia tertawa dan bagaimana ia marah karena Allah. Maka membaca Sirah adalah ibadah. Menangis saat membaca Fathu Makkah adalah ibadah. Tersenyum saat membaca kelakar beliau dengan sebagian sahabat adalah ibadah. Karena setiap kali kita membaca Sirah, sejatinya kita sedang duduk di majelis beliau.

Pada akhirnya, Sirah memaksa kita menjawab satu pertanyaan paling dasar: "Maukah kita hidup seperti beliau?" Bukan sekadar mengagumi dari jauh. Bukan sekadar memuji di mimbar. Tapi benar-benar menjadikan setiap perjuangan dakwah, setiap keputusan, setiap marah, setiap sabar, setiap kerja, diukur dengan timbangan: "Bagaimana dulu Rasulullah melakukannya?"

Jika Qur'an adalah wahyu yang Allah turunkan, maka Sirah adalah jawaban manusia paling sempurna atas wahyu itu. Dan selama kita masih mengaku umat Muhammad ﷺ, maka tidak ada alasan untuk tidak menjadikan hidup beliau sebagai kurikulum utama kita. Karena barangsiapa ingin mengenal Islam yang hidup, maka bacalah Sirah. Di sanalah Islam tidak lagi berupa teori di atas kertas, melainkan seorang manusia yang berjalan di muka bumi dengan membawa cahaya dan sistem kehidupan.

YSP
991000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

08 Sep 2026, 11.56

Esensi Sirah Nabawiyah

وتعتبر السيرة من أهم ما يجب على المسلمين العناية به، لأنها تحوي أخبار الرسول- صلى الله عليه وسلم -، من أعماله وأقواله وسكوته وأوصافه، وهذه كلها تشريع كالقرآن، فالسيرة مادة من مواد التشريع، ولذلك تعتبر جزءاً من الحديث، وما صح فيه عن النبي - صلى الله عليه وسلم - رواية ودراية يعتبر دليلاً شرعياً، لأنه من السنة

Sirah diakui sebagai perkara penting yang harus diperhatikan kaum muslim, karena mencakup informasi mengenai perbuatan, perkataan, persetujuan dan karakteristik Rasul saw. Semuanya merupakan sumber hukum sebagaimana al-Quran. Jadi, sirah merupakan salah satu materi sumber hukum, sirah merupakan bagian dari al-Hadits dan sirah Nabi saw yang terbukti shahih, baik secara riwayah ataupun dirayah, dianggap dalil syara’, karena termasuk as-Sunnah. (Syaikh Taqiyuddin an-Nahbani rahimahullah)

Kita sering membaca al-Qur'an dan semuanya sepakat menjadikannya sebagai kompas kehidupan serta sumber hukum Islam, namun terkadang lupa bahwa Sirah Nabawiyah adalah peta yang menjelaskan bagaimana kompas itu digunakan. Nah dalam konteks ini Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani rahimahullah mengingatkan kita secara ideologis: “Sirah adalah bagian dari materi sumber hukum, dan apa yang shahih di dalamnya adalah dalil syar’i karena termasuk as-Sunnah.” Dari sini kita paham, mengenal Rasulullah ﷺ bukan sekadar nostalgia sejarah. Ia adalah kewajiban. Ia adalah kebutuhan. Ia adalah jalan kehidupan sejati guna kebaikan dunia akhirat.

Pertama, Sirah adalah al-Qur'an yang berjalan.

Al-Qur'an memerintahkan "berakhlak mulia". Tapi seperti apa mulia itu? Jawabannya ada ketika kita melihat bagaimana Nabi ﷺ memaafkan penduduk Thaif yang melemparinya batu.

Al-Qur'an memerintahkan kita bersatu dalam ikatan ukhuwwah Islamiyyah. Tapi seperti apa implementasinya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara? Jawabannya ada ketika kita melihat bagaimana Nabi ﷺ mempersatukan kaum Anshar dan Muhajirin melalui hijrah yang dampaknya mengubah seluruh persepsi masyarakat Arab kala itu tentang suatu masyarakat dan bahkan hingga kini bisa dianggap sebagai cara yang revolusioner dalam menghapus kesenjangan akibat sistem jahiliah.

Jadi ketika Allah berfirman, Sirah mempraktikkannya. Ketika Allah memerintahkan, Sirah mencontohkannya. Maka siapa yang mengaku cinta Qur'an tapi alergi membaca Sirah, ia seperti orang yang mengaku cinta surat dari kekasihnya tapi tidak pernah bertanya siapa pengirimnya dan seolah tidak mau bertemu penulisnya.

Kedua, Sirah adalah bukti bahwa Islam itu sistem kehidupan.

Di dalam Sirah kita tidak hanya menemukan cara menjadi individu yang baik. Kita juga menemukan bagaimana seorang pemimpin membagi ghanimah dengan adil. Bagaimana seorang suami memijat sandal istrinya. Bagaimana seorang panglima menangis di malam hari karena takut kepada Allah. Bagaimana seorang negarawan membuat perjanjian Hudaibiyah yang secara logika merugikan, tapi secara iman adalah kemenangan. Sirah mengajarkan kita bahwa Islam tidak memisahkan masjid dari kehidupan sosial, tidak memisahkan akhlak dari strategi dakwah, tidak memisahkan ibadah dari politik. Semua itu satu paket, karena dibawa oleh satu manusia: Muhammad ﷺ.

Ketiga, berdalil dengan Sirah Shahih adalah wajib, bukan pilihan.

Banyak yang mengira Sirah hanya untuk ceramah nasehat belaka. Padahal para ulama ushul menempatkannya sejajar dengan hadits. Setiap perbuatan Nabi, setiap diamnya yang berarti ridha, setiap sifatnya, adalah sumber hukum alias syariah. Ketika beliau memilih tidur di atas pelepah kurma, itu syariah zuhud. Ketika beliau bermusyawarah dengan para sahabat di Perang Badar, itu adalah syariah perang dalam Islam. Ketika beliau menangis untuk umatnya, itu syariah kasih sayang. Maka mengabaikan Sirah sama artinya mengabaikan sebagian dari syariat. Kita tidak bisa bilang "saya ikut al-Qur'an dan as-Sunnah" lalu tidak tahu bagaimana keduanya itu dijalankan selama 23 tahun.

Keempat, umat yang asing dari Sirah akan melahirkan Islam yang asing bagi pemeluknya.
947000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

07 Sep 2026, 15.01

Lihatlah. Negeri ini tidak diminta langsung meminta air hujan. Negeri ini diminta lebih dulu memperbaiki kondisinya sesuai syariat Islam.

Abu vulkanik adalah ujian. Tapi bisa jadi ia juga teguran. Teguran agar kita berhenti menunda taubat, berhenti menumpuk kezaliman, berhenti membiarkan perpecahan. Berhenti menolak syariah.

Pemerintah bisa mengerahkan alat dan menyemprot jalan. Itu ikhtiar wajib. Masyarakat bisa memakai masker dan membantu sesama. Itu kewajiban.

Namun hujan yang benar-benar menyejukkan, yang melunturkan abu sekaligus melapangkan dada, hanya akan turun jika langit melihat kita sudah berbenah. Karena memang hujan itu bukan semata fenomena alam, namun salah satu tanda kekuasaan Allah.

Maka sebelum kita minta hujan untuk membersihkan jalanan, mari kita bersihkan dulu negeri ini dari maksiat, kezhaliman, dan permusuhan.

Karena hujan yang paling kita butuhkan hari ini bukan hanya tetesan air. Ia adalah hujan rahmat, yang turun setelah kita kembali menjadi bangsa yang taat syariat.

YSP
2,290000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

07 Sep 2026, 15.01

Sebelum Minta Hujan, Mari Kita Benahi Dulu Negeri Ini

Beberapa hari ini abu vulkanik menutup langit. Jalanan mulai memutih, sebagian orang merasa napas menjadi berat, dan aktivitas penerbang dan lainnya lumpuh. Lalu para ahli sepakat: kita butuh hujan guna menetralisir dampak abu vulkanik.

Sebagian tokoh agama, mulai menganjurkan dilaksanakan shalat Istiaqa yakni shalat minta hujan. Tapi sebelum menengadah ke langit memohon hujan, para ulama terdahulu mengajarkan kita untuk menunduk dulu ke dalam diri.

Al-Khatib asy-Syirbini rahimahullah menuliskan adab para pendahulu ketika hendak shalat istisqa:

وإذا أرادوا الخروج للصلاة (فيأمرهم الامام) الاعظم أو نائبه قبل الخروج إليها (بالتوبة) من جميع المعاصي الفعلية والقولية المتعلقة بحقوق الله تعالى بشروطها الثلاثة، وهي: الندم والاقلاع والعزم على أن لا يعود (و) بالاكثار (من الصدقة) على المحاويج (و) بالتوبة من حقوق الآدميين، (و) هي المبادرة إلى (الخروج من المظالم) المتعلقة بهم من دم أو عرض أو مال مضافا ذلك إلى الشروط الثلاثة المذكورة (و) بالمبادرة إلى (مصالحة الاعداء) المتشاحنين لامر دنيوي ولحظ نفس لتحريم الهجران حينئذ فوق ثلاث (و) بالمبادرة إلى (صيام ثلاثة أيام) متتابعة ويصوم معهم، وذلك قبل ميعاد الخروج فهي به أربعة لان لكل من هذه المذكورات أثرا في إجابة الدعاء قال تعالى (ويا قوم استغفروا ربكم ثم توبوا إليه يرسل السماء عليكم مدرارا)

Ketika kaum muslimin hendak shalat meminta hujan, sebelumnya al-imam al-a'zham (khalifah) atau wakilnya memerintahkan mereka bertaubat dari seluruh maksiat, baik perbuatan dan perkataan yang berkaitan dengan hak Allah, dengan tiga syarat: menyesal, meninggalkan, dan bertekad tidak mengulangi lagi, serta memperbanyak sedekah kepada yang membutuhkan. Juga bertaubat dari maksiat yang berkaitan dengan hak manusia, yakni: segera tinggalkan segala kezhaliman baik terkait harta, darah, atau kehormatan sebagai tambahan dari tiga syarat yang sudah disebutkan tadi. Begitupun segera mendamaikan permusuhan orang yang berselisih lantaran urusan dunia dan pelanggaran jiwa dengan melarang 'tidak menyapa' lebih dari tiga hari. Juga shaum tiga hari berturut-turut bersama kaum muslim, yang dilakukan sebelum waktu sholat yang dilaksanakan di hari ke empat, sebab semua yang disebut di atas memiliki pengaruh agar doa bisa dikabulkan sesuai firman Allah swt "Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Rabb kalian lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atas kalian." (al-Iqna' fi Halli Alfazhi Abi Syuja')

Lihatlah dari penjelasan asy-Syirbini rahimahullah, sang Imam atau pemimpin tidak langsung mengajak keluar ke lapangan melaksanakan istisqa. Ia justru harus terlebih dahulu berbenah bersama rakyatnya untuk memperbaiki negerinya segala sisi:

Pertama, bertaubat massal kepada Allah dengan sungguh-sungguh. Menyesal, berhenti dari maksiat, dan berjanji tidak mengulangi. Karena dosa adalah penghalang turunnya rahmat.

Kedua, memperbanyak sedekah bagi orang kaya kepada yang membutuhkan. Ringankan beban sesama, karena tangan yang memberi adalah jalan dibukanya pintu langit.

Ketiga, menyelesaikan kezaliman antar manusia. Kembalikan hak orang. Hentikan zalim dalam urusan harta, darah, dan kehormatan. Selama kita masih saling menzalimi, bagaimana mungkin doa kita sampai?

Keempat, mendamaikan yang bermusuhan. Putuskan pertengkaran karena urusan dunia. Jangan ada yang saling mendiamkan lebih dari tiga hari. Persatuan umat adalah syarat dikabulkannya doa.

Kelima, berpuasa tiga hari untuk melembutkan hati, sebelum pada hari keempat seluruh penduduk negeri keluar bersama memohon kepada Allah.

Baru setelah itu Allah janjikan:

وَيَٰقَوْمِ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوٓا۟ إِلَيْهِ يُرْسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا وَيَزِدْكُمْ قُوَّةً إِلَىٰ قُوَّتِكُمْ وَلَا تَتَوَلَّوْا۟ مُجْرِمِينَ

Dan dia berkata "Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa." (QS. Hud: 52).
1,630000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

05 Sep 2026, 09.34

Dua Gempa

ذكر لنا أن الكوفة رجفت على عهد ابن مسعود، فقال يأيها الناس إن ربكم يستعتبكم فأعتبوه

Sebuah keterangan menyebutkan suatu hari kota Kufah mengalami gempa di masa Ibnu Mas’ud, lalu beliau berkata kepada penduduknya: “Wahai manusia, Rabb kalian meminta agar kalian segera bertaubat, karena itu bertaubatlah.” (Imam Qatadah rahimahullah)

Ketika kota Kufah diguncang gempa di masa Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau tidak sibuk menuding lempeng bumi. Beliau juga tidak hanya menghitung korban dan kerusakan. Di tengah kepanikan, beliau berdiri dan berkata kepada manusia dengan suara yang menembus hati: “Wahai manusia, Rabb kalian meminta agar kalian segera bertaubat. Karena itu, bertaubatlah.” Satu kalimat itu lebih mengguncang daripada guncangan tanah itu sendiri, karena ia mengingatkan bahwa setiap musibah di alam adalah surat dari langit.

Hari ini kita pun sedang hidup di tengah dua jenis gempa. Gempa pertama adalah gempa yang kasatmata. Tanah bergetar, rumah runtuh, jalan terbelah, air bah datang, dan api melahap. Negara mengerahkan alat, relawan turun ke lapangan, masyarakat membuka dompet untuk donasi. Kita tahu persis bagaimana cara menghadapinya: mitigasi, evakuasi, rekonstruksi. Ini urusan teknis yang harus dikerjakan dengan cepat, rapi, dan sistemik.

Namun ada gempa kedua yang sering luput dari radar kita. Ia tidak memecahkan kaca, tidak merobohkan tembok. Ia terjadi di dalam dada. Ia adalah gempa spiritual. Ketika shalat lima waktu ditunda tanpa rasa bersalah. Ketika riba dianggap peluang usaha. Ketika amanah dikhianati demi keuntungan. Ketika anak durhaka dinormalkan, lisan kotor dijadikan candaan, dan hati mengeras hingga tak lagi tersentuh ayat. Gempa ini tidak membunuh satu dua orang, ia membunuh nurani satu bangsa secara perlahan.

Ibnu Mas’ud ingin kita sadar bahwa guncangan di luar adalah panggilan untuk memperbaiki di dalam. Kata yasta’tibukum bermakna Allah sedang meminta kita untuk kembali, untuk memperbaiki hubungan yang retak dengan-Nya. Musibah bukan selalu hukuman. Bisa jadi ia teguran kasih sayang agar kita tidak terus berjalan menuju jurang yang lebih dalam.

Karena itu negara wajib membangun infrastruktur tahan gempa. Bendungan harus kuat, jembatan harus kokoh, sistem peringatan dini harus akurat. Itu bagian dari ikhtiar dan tanggung jawab. Tetapi bangsa ini juga wajib membangun fondasi iman yang tahan fitnah. Karena sehebat apapun BNPB bekerja, sekuat apapun beton dituang, jika hati masyarakat rapuh dan jauh dari Allah, maka satu musibah bisa meluluhlantakkan lebih dari sekadar bangunan. Ia bisa meruntuhkan kepercayaan, memecah persatuan, dan melahirkan keputusasaan.

Maka mari kita belajar dari Kufah. Ketika sirine meraung, selain kita berlari ke titik aman, mari juga berlari dalam sujud. Ketika tim SAR menyisir puing-puing, mari kita juga menyisir dosa-dosa yang menumpuk. Ketika pemerintah menyalurkan logistik, mari masyarakat menyalurkan taubat dan perbaikan diri. Gempa musibah mengingatkan kita bahwa kita lemah dan butuh pertolongan. Gempa spiritual mengingatkan kita bahwa kita butuh Allah lebih dari butuh apa pun.

Dua-duanya harus disikapi bersama. Negara menyiapkan sistem, masyarakat menyiapkan kesadaran. Karena bisa jadi, di balik setiap guncangan, Allah sedang berbisik lembut: “Hamba-Ku, pulanglah. Aku masih menantimu.”

YSP
1,480000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

03 Sep 2026, 23.32

أن يُري الله العبد المسلم من زوجته، ومن أخيه، ومن حميمه طاعة الله. لا والله ما شيء أقر لعين المسلم من أن يرى ولدا، أو ولد ولد، أو أخا، أو حميما مطيعا لله عز وجل.

Yang ingin dilihat Allah pada hamba muslim dari istri, saudara, dan sahabat karibnya adalah mereka semua taat pada Allah. Wallahi, demi Allah, tidak ada sesuatu yg lebih menyenangkan pandangan mata seorang muslim melebihi ketaatan pada Allah yg ia lihat pada anak, cucu, saudara dan sahabat karibnya. (Imam al-Hasan al-Bashri rh)
1,520000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

02 Sep 2026, 17.59

Kembali Dibuka Pendaftaran Spesial Bulan Maulid 1448 H

Berantas Buta Kitab Gundul Angkatan ke 27 Tahun 2026

Berhubung banyaknya peminat yg ingin belajar bahasa Arab. Team KBA Online kembali membuka pendaftaran bagi calon peserta Kuliah Bahasa Arab Online.

Kuliah ini bersifat non formal, dengan desain fleksibilitas tinggi bagi siapapun yg mau ikut, bahkan bagi anda yg super sibuk sekalipun bisa ikut serta. Termasuk bg pemula yg belum punya dasar sekalipun bisa ikut juga.

Karena itu, mari bagi yg mau ikut kelas bahasa Arab online gelombang tahun 2026 ini, bisa registrasi segera melalui no wa/tlgrm 085950697212

احرصوا على تعلم اللغة العربية فإنها جزء من دينكم

Seriuslah mempelajari bahasa Arab, karena bahasa Arab itu merupakan bagian dari agama kalian. (Umar bin Khattab ra)

تعلموا العربية كما تعلمون حفظ القرآن.

Pelajarilah Bahasa Arab, sebagaimana kalian belajar menghafal Alquran (Ubayy bin Ka’b ra)

Jangan nunggu waktu luang dan kesempatan, namun ciptakan waktu dan kesempatan, belajar b. Arab investasi akhirat.

لا تمض يومك في غير منفعة، و لا تضع مالك في غير صنعة

Jangan kaulewatkan harimu untuk sesuatu yang tidak bermanfaat, dan jangan kau sia-siakan hartamu untuk sesuatu yang tidak produktif.
1,480000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

01 Sep 2026, 18.20

Cinta Sejati

فمن أحب الله ورسوله محبة صادقة من قلبه أوجب له ذلك أن يحب بقلبه ما يحبه الله ورسوله، ويكره ما يكرهه الله ورسوله ويرضي ما يرضي الله ورسوله، ويسخط ما يسخط الله ورسوله، وأن يعمل بجوارحه بمقتضى هذا الحب والبغض؛ فإن عمل بجوارحه شيئاً يخالف ذلك، فإن ارتكب بعض ما يكرهه الله ورسوله، أو ترك بعض ما يحبه الله ورسوله مع وجوبه والقدرة عليه دل ذلك على نقص محبته الواجبة فعليه أن يتوب من ذلك ويرجع إلى تكميل المحبة الواجبة

Siapa yg hatinya tulus mencintai Allah dan Rasul-Nya, maka hatinya terdorong mencintai segala yg dicintai Allah dan Rasul-Nya, membenci segala yg dibenci Allah dan Rasul-Nya, meridhai segala yg diridhai Allah dan Rasul-Nya, marah terhadap segala yg dimurkai Allah dan Rasul-Nya, serta semua anggota tubuhnya bergerak sesuai rasa cinta dan benci ini. Jika anggota tubuhnya berbuat sesuatu yg menyimpang, melakukan perbuatan yg dibenci Allah dan Rasul-Nya, atau melalaikan sebagian amal yg dicintai Allah dan Rasul-Nya, padahal kewajiban dan dalam batas kemampuan, maka itu menunjukkan kurangnya rasa cinta yg semestinya. Maka harus segera bertaubat dan mengembalikan kesempurnaan rasa cinta yg semestinya tsb.

قال أبو يعقوب النهرجوري كل من ادعى محبة الله تعالى ولم يوافق الله في أمره فدعواه باطلة، و كل محب ليس يخاف الله فهو مغرور. قال يحيى بن معاذ ليس بصادق من ادعى محبة الله ولم يحفظ حدوده. و سئل رويم عن المحبة فقال الموافقة في جميع الأحوال، و أنشد: ولو قلت لي مت مت سمعا و طاعة... وقلت لداعي الموت أهلا و مرحبا.

'Orang yg mengaku mencintai Allah ta'ala, namun tidak setuju dengan perintah-Nya maka pengakuanya batil, dan setiap orang yg mencintai tapi tidak dibarengi rasa takut pada-Nya maka dia tertipu.' kata Abu Ya'qub an-Nahrujuri rahimahullah.

'Orang yg mengaku mencintai Allah tapi tidak menjaga aturan-Nya, maka cintanya palsu'. Kata Yahya bin Mu'adz rahimahullah.

Ruwaim rahimahullah ditanya mengenai cinta, dia jawab: 'Cinta itu menyesuaikan dengan pihak yg dicintai dalam semua kondisi', sembari bersyair: 'Andai engkau katakan padaku matilah kamu, maka sami'na wa atha'na matilah aku, sambil kuucapkan selamat datang duhai pencabut nyawa'. (Ibnu Rajab rahimahullah, Jami al-'Ulum wa al-Hikam, h. 472)

YSP
1,630000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

30 Agu 2026, 04.21

سيرة محمد صلى الله عليه وسلم تعرض علينا اعظم صورة للإنسان الكامل في كل فن من فنون الحياة.

Sirah -perjalanan hidup- Muhammad ﷺ menyajikan kepada kita gambaran paling agung tentang sosok manusia yang sempurna dalam berbagai sisi kehidupan. (Syaikh Dr. Mustafa As-Siba‘i)
1,680000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

26 Agu 2026, 14.23

كان صلى الله عليه وسلم قرآنا يمشي على الأرض، فمن أراد أن يعرف الإسلام فليعرف رسول الله

Beliau ﷺ adalah al-Qur’an yang berjalan di muka bumi. Maka, siapa yang ingin mengenal Islam, hendaklah ia mengenal Rasulullah ﷺ. (Syaikh Sa'id Ramadhan al-Buthi rh)
1,920000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

24 Agu 2026, 14.23

‏مات أبوه وماتت أمٌه ودفنها طفلا بيده، وعاش يتيما، ثم مات جدهُ ومات عمه وماتت زوجته، عاداهُ قومه وآذوه ومِن بلده طردوه، كان مبتلى، ودائماً يقول آفلا أكون عبداً شكوراً. صلو عليه ﷺ

Ayah dan Ibunda wafat, dimakamkan dihadapan dirinya yg masih kecil, lalu hidup sebagai yatim; giliran kakek, paman hingga sang istri tercinta juga wafat. Kaumnya memusuhi dan menyakiti, juga terusir dari Mekkah negeri kelahirannya, maka lengkap sudah ujian hidupnya, namun luar biasanya Beliau bersabda: “Bukankah sudah seharusnya aku menjadi hamba yang selalu bersyukur.?” Itulah Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.
677000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

24 Agu 2026, 14.23

Bala Tentara Allah

إن لله جنوداً يحفظونك ويدافعون عنك، منها: عملك الصالح

Sesungguhnya Allah Ta'ala memiliki bala tentara yg menjagamu dan membelamu, di antaranya adalah amal salehmu. (Mustafa As-Siba'i rahimahullah)

Syaikh Mustafa as-Siba’i rahimahullah mengingatkan kita dengan kata-kata yang mampu meruntuhkan semua rasa takut yang selama ini kita kira wajar.

Kita mungkin sering berpikir bahwa penjagaan Allah itu jauh. Berupa malaikat bersayap, berupa kejadian ajaib yang membelokkan mobil di detik terakhir, berupa orang baik yang datang menolong. Itu benar. Tapi Syaikh as-Siba’i mengajak kita menoleh ke arah yang lebih dekat: ke dalam diri kita sendiri. Ia berkata, salah satu pasukan Allah itu adalah amalmu.

Coba bayangkan. Shalat Subuh yang kau paksakan bangun saat mata masih berat, ia tidak menguap begitu saja. Sedekah yang kau masukkan ke kotak amal tanpa ada yang melihat, ia tidak hilang. Sabar yang kau telan ketika difitnah, maaf yang kau berikan padahal kau bisa membalas, al-Qur’an satu halaman yang kau baca di sela kerja — semua itu dikumpulkan. Disimpan. Lalu pada hari ketika hidupmu terasa paling rapuh, Allah kirim kembali kepadamu dalam bentuk penjagaan.

Kadang kita selamat dari musibah yang entah bagaimana bisa terhindar. Kadang pintu rezeki terbuka padahal semua orang bilang buntu. Kadang hati yang semalaman gelisah tiba-tiba tenang setelah azan. Kita menyebutnya keberuntungan. Padahal bisa jadi itu adalah amal kita yang dulu kita tanam, kini tumbuh menjadi pagar.

Ini hukum yang sangat adil. Allah tidak pernah melupakan._“Jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu.”_ Menolong agama itu tidak selalu pidato di mimbar. Cukup dengan menjaga diri agar tetap taat. Cukup dengan tidak melukai orang. Cukup dengan tetap baik di tempat yang sepi, saat tidak ada kamera. Ketaatan itu akan berjalan mendahului kita, menjadi doa yang hidup, menjadi tentara yang berdiri di depan kita.

Qaul ini sekali lagi benar-benar mengingatkan. Saat kita merasa dunia berat, merasa tidak ada yang membela, merasa sendiri, mungkin masalahnya bukan karena Allah meninggalkan. Mungkin karena kita sendiri sudah lama tidak mengirim "pasukan". Orang yang tenggelam dalam maksiat seperti orang yang melucuti senjatanya sendiri. Sedangkan orang yang istiqamah dalam ketaatan, ia sedang membangun benteng yang tak terlihat, tapi kokoh.

Karena itu jangan pernah remehkan hal kecil. Senyum kepada tukang parkir. Menyingkirkan batu dari jalan. Menahan komentar pedas. Menelpon orang tua. Semua itu bukan “tidak penting”. Semua itu adalah "bala tentara". Ia tidak berisik. Ia tidak minta diumumkan. Tapi ia bekerja diam-diam untuk menjagamu.

Wahai kita yang sedang lelah, mari perbanyak amal. Bukan karena Allah butuh. Dia Maha Kaya. Tapi karena kitalah yang butuh. Butuh tameng saat dunia menekan. Butuh teman saat di kubur nanti gelap. Butuh pembela saat di Padang Mahsyar semua orang sibuk dengan dirinya sendiri.

Mulai hari ini, ubah cara pandang kita. Setiap kebaikan adalah deposito penjagaan. Setiap ketaatan adalah surat perlindungan yang kita kirim lebih dulu ke langit.

Karena pada akhirnya, setelah Allah, penjaga paling setia yang kita miliki adalah amal saleh yang kita titipkan. Dan ia tidak akan pernah berkhianat.

YSP
891000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

24 Agu 2026, 11.58

وَمَا مَنَعُوا زَكَاةَ أَمْوَالِهِمْ إِلَّا مُنِعُوا الْقَطْرَ مِنَ السَّمَاءِ وَلَوْلَا الْبَهَائِمُ لَمْ يُمْطَرُوا

"Tidaklah mereka menahan zakat hartanya, kecuali hujan dari langit juga akan ditahan dari mereka. Seandainya bukan karena hewan-hewan, manusia tidak akan diberi hujan." (HR. Ibn Majah)
2,080000
Studi Islam & Bahasa Arab logo
Studi Islam & Bahasa Arab

23 Agu 2026, 07.28

النعمة ترحل بكفرها حتى عن أطهر بقعة، فمحمد أعظم النعم، لما كفر له أهل مكة نقله اللّٰه إلى المدينة، النعم لا تحابي البقاع، وإنما تتبع شاكريها

Nikmat itu akan hilang karena mengkufurinya, meski ada di tanah paling suci; Nabi Muhammad ﷺ adalah nikmat teragung, tapi saat penduduk Mekah mengkufurinya, Allah pindahkan ke Madinah. Jadi, nikmat itu tidak memihak suatu tempat, tapi memihak orang yg mensyukurinya. (Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharify)
2,200000

Showing 30 of 88 posts

Peringkat

Diperlukan Masuk

Frequently Asked Questions

Channel Telegram Studi Islam & Bahasa Arab tentang apa?+

Studi Islam & Bahasa Arab (@studi_arab) adalah channel Telegram di kategori Kelas Online di tgdio. Lihat ranking, rating, ulasan, dan postingan terbaru sebelum berlangganan. Saat ini sekitar 8.720 subscriber di tgdio.

Bagaimana bergabung dengan Studi Islam & Bahasa Arab (@studi_arab)?+

Buka profil di tgdio, lalu Join / Open in Telegram untuk berlangganan @studi_arab gratis.

Apakah Studi Islam & Bahasa Arab channel Kelas Online yang bagus?+

Di tgdio Anda bisa cek rating, ulasan, ranking, dan postingan Studi Islam & Bahasa Arab sebelum bergabung. Saat ini sekitar 8.720 subscriber di tgdio. Bandingkan dengan channel Kelas Online serupa.

Di mana melihat statistik dan postingan Studi Islam & Bahasa Arab?+

Di tgdio, buka halaman @studi_arab untuk statistik, ranking, rating, dan postingan.