Telegram Info Indonesia Telegram channel photo

Telegram Info Indonesia

@tginfoidPublic Channel

Informasi tentang Telegram. Diskusi: @tginfoidchat Beta: @betainfoid Feedback: @infowritebot Berita telegram dalam bahasa Indonesia.

82

Last views

2.2k (2,240 subscribers)
Anggota
—
Rating
36
Total Posts
Oct 17, 2026, 3:57 PM
Diperbarui
Apr 29, 2026
Created
Stats

Anda melihat konten dalam bahasa Indonesia. Untuk melihat konten dalam bahasa lain, ubah bahasa situs web.

Channel Information

Channel Information
Channel NameTelegram Info Indonesia
Username@tginfoid
CategoryBerita Teknologi
LanguageIndonesia
CountryIndonesia
Anggota2,240
Channel TypePublic Channel
Created29 Apr 2026
Last Updated17 Okt 2026 • 4 hari yang lalu
StatusActive

Peringkat

Peringkat Global
#71943+295
Peringkat Bahasa
#306Tidak ada perubahan
Peringkat Kategori
#719+5

Pertumbuhan Pelanggan

Total: 2.2K30 Days growth: +793.7%
09/1809/2309/2810/0310/0810/1310/17
Pertumbuhan Pelanggan - 30 Days
DateSubscribers
18:09:20262,161
19:09:20262,161
20:09:20262,202
21:09:20262,202
22:09:20262,202
23:09:20262,202
24:09:20262,202
25:09:20262,202
26:09:20262,202
27:09:20262,202
28:09:20262,202
29:09:20262,202
30:09:20262,202
01:10:20262,202
02:10:20262,202
03:10:20262,202
04:10:20262,202
05:10:20262,202
06:10:20262,202
07:10:20262,202
08:10:20262,202
09:10:20262,202
10:10:20262,202
11:10:20262,202
12:10:20262,202
13:10:20262,202
14:10:20262,202
15:10:20262,202
16:10:20262,202
17:10:20262,240
Pertumbuhan Pelanggan - Weekly
DateSubscribers
Week of 27:04:20263,531
Week of 04:05:20263,301
Week of 11:05:20263,301
Week of 18:05:20263,301
Week of 25:05:20263,301
Week of 01:06:20263,301
Week of 08:06:20263,301
Week of 15:06:20263,301
Week of 22:06:20263,301
Week of 29:06:20263,301
Week of 06:07:20262,260
Week of 13:07:20262,260
Week of 20:07:20262,260
Week of 27:07:20262,260
Week of 03:08:20262,260
Week of 10:08:20262,260
Week of 17:08:20262,111
Week of 24:08:20262,111
Week of 31:08:20262,136
Week of 07:09:20262,161
Week of 14:09:20262,202
Week of 21:09:20262,202
Week of 28:09:20262,202
Week of 05:10:20262,202
Week of 12:10:20262,240
Pertumbuhan Pelanggan - Monthly
DateSubscribers
April 20263,531
May 20263,301
June 20263,301
July 20262,260
August 20262,111
September 20262,202
October 20262,240
Pertumbuhan Pelanggan - Yearly
DateSubscribers
20262,240

Postingan Terbaru

Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

20 Okt 2026, 22.39

Photo1/2
Penipuan Berkedok Penawaran Beli Hadiah

Belakangan ini penipuan yang menyasar pemilik hadiah ekslusif makin marak.

Cara kerja penipuannya
Korban menerima pesan di obrolan pribadi yang tampak seperti penawaran pembelian hadiah resmi. Di pesan itu, penipu meminta korban menekan tombol untuk mengirim hadiah ke pembeli, dengan janji korban langsung dapat imbalan berupa Stars. Padahal tombol tersebut berisi tautan yang cuma memindahkan hadiah ke pengguna lain secara gratis.

Cara memastikan penawaran itu asli

• Penawaran asli tampil di tengah layar, sedangkan yang palsu rata kiri, sama seperti pesan biasa dari lawan bicara kita.

• Penawaran asli berisi gambar kecil hadiah yang ingin dibeli, teks "Pengguna menawarkan xxx ⭐️ untuk hadiah Anda <nama_gift_beserta_nomor>", batas waktu penawaran, serta tombol "Tolak" dan "Terima". Isi pesan palsu bisa berbeda.

• Kalau bahasa aplikasi Anda ganti ke Inggris, teks penawaran asli ikut berubah jadi bahasa Inggris. Pesan palsu tidak akan berubah bahasanya.

• Kalau tombol "Terima" di pesan asli Anda tekan dan tahan, tidak akan terjadi apa-apa. Tapi kalau hal yang sama dilakukan pada tombol di pesan palsu, Telegram akan menampilkan tautan yang tersembunyi di balik tombol itu. Biasanya tautannya diawali tg://send_gift.

Tetap waspada saat menerima penawaran pembelian hadiah. Periksa baik-baik supaya hadiah Anda tidak melayang.

Cara menghindari
Kalau hadiah disembunyikan dari profil Anda, tidak ada yang bisa mengirim penawaran resmi untuk membelinya. Untuk menyembunyikannya, buka daftar hadiah, ketuk hadiah yang diinginkan, lalu ketuk tombol "Sembunyikan".

Bagaimana kalau hadiah sudah telanjur terkirim?

1. Hadiah tidak bisa dikembalikan. Anda juga tidak akan bisa membuktikan ke Dukungan Telegram bahwa Anda ditipu. Mengirim tangkapan layar percuma saja, karena gambar bisa dipalsukan dan moderator Telegram tidak punya akses ke obrolan pribadi.

2. Anda bisa melaporkan penipu ke Telegram. Lihat bagian 1.2 ("Report Violation") di artikel "How to contact Telegram?" (dalam bahasa Inggris saat ini). Sayangnya, satu laporan biasanya belum cukup bagi moderator untuk memblokir akun penipu, apalagi penipu umumnya punya banyak akun cadangan.

#keamanan #gift #penipuan
82000
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

20 Okt 2026, 22.25

Photo1/2
Telegram Menghadirkan Tautan Pesan Gratis dan Editor Kode QR yang Diperbarui

Tampilan kode QR profil pribadi diperbarui di Telegram untuk iOS 13.0.1, Telegram untuk macOS 13.0, dan Telegram untuk Android 13.1 versi Beta. Selain pengaturan tampilan baru, kini pengguna bisa membuat tautan khusus dan kode QR yang memungkinkan orang lain mengirim pesan secara gratis, meskipun fitur pesan berbayar sedang aktif.

Cara kerjanya

Jika Anda menetapkan biaya dalam Stars untuk pesan masuk, tombol “Hapus biaya pesan” kini muncul di bawah kode QR profil Anda.

Saat diaktifkan, fitur ini menambahkan token akses acak ke tautan profil Anda. Tautan profil biasa tetap mengharuskan pengirim membayar, sedangkan pesan gratis hanya bisa dikirim oleh orang yang membuka tautan atau memindai kode QR dengan token yang masih berlaku.

Secara default, kode QR yang dibuat hanya berlaku sementara selama 1 menit. Fitur ini cocok jika Anda ingin menunjukkan kode QR kepada seseorang secara langsung melalui layar ponsel Anda.

Di menu pengelolaan kode, Anda bisa mengatur masa berlakunya: menjadikan tautan permanen (Disable timer), membatasi masa berlakunya kembali menjadi 1 menit (Expire after 1 minute), mengganti token agar tautan lama tidak lagi berlaku (Reset Code), atau mengaktifkan kembali biaya pesan (Restore message fee).

Fitur ini berguna jika Anda ingin melindungi diri dari spam dan pesan langsung yang tidak diinginkan, tetapi tetap menyediakan akses gratis melalui situs web, kartu nama, atau komunitas privat tempat teman dan kandidat klien bisa menghubungi Anda. Anda juga bisa menggunakannya untuk mengotomatiskan penyebaran tautan melalui bot.

Desain kode QR baru

Pengaturan tampilan kode QR kini tidak lagi terbatas pada tema bawaan. Pengguna bisa memilih warna dari beragam pilihan, menggunakan emoji apa pun sebagai pola latar, atau memilih hadiah ekslusif unik dari profil mereka. Untuk pilihan ini, diperlukan langganan Telegram Premium.

Dengan perubahan ini, hanya pemilik akun yang bisa mengatur tampilan kode QR profilnya. Tema yang ditambahkan pada desain tautan akan terlihat oleh pengguna lain.

#iOS #macOS #Android
67000
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

20 Okt 2026, 22.17

Video
Telegram Kembali Menguji Feed Berita dan Rekomendasi yang Dipersonalisasi

Tab khusus “Berita” untuk melihat postingan berbagai channel dalam satu feed muncul di Telegram untuk macOS Beta 13.0 (283318). Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh channel @telelakel.

Cara kerja feed berita

Versi saat ini memiliki beberapa fitur utama:

• Dua bagian: Tab “Berita” terbagi menjadi “Ditambahkan” dan “Untuk Anda”.

• Feed pilihan sendiri: Di bagian “Ditambahkan”, pengguna bisa mengatur feed secara manual dengan menambah atau menghapus channel melalui menu yang tersedia.

• Rekomendasi yang dipersonalisasi: Bagian “Untuk Anda” menampilkan postingan berdasarkan minat pengguna. Pengguna bisa memilih kategori minat secara manual, masing-masing dilengkapi nama dan emoji, lalu bisa diubah kapan saja. Namun, algoritma yang digunakan masih belum diketahui, termasuk apakah feed ini akan menampilkan postingan dari channel yang belum diikuti pengguna.

• Navigasi dan kecepatan: Feed dilengkapi kolom pencarian, fitur tarik untuk memuat ulang, penanda postingan baru, dan tombol untuk menandai postingan sebagai sudah dibaca. Pengguna juga bisa membuka postingan atau channel, langsung masuk ke obrolan, dan menyalin tautan dari feed. Untuk mempercepat penelusuran, file media, foto profil, dan cerita dimuat terlebih dahulu di latar belakang.

Latar belakang dan perkembangan

Tim Telegram telah berupaya mengembangkan feed terpadu selama delapan tahun:

• Fitur untuk menggabungkan berbagai channel ke dalam satu feed berita pertama kali muncul di Telegram untuk macOS Beta pada Januari 2018, tetapi tak lama kemudian dinonaktifkan dari sisi server.

• Pada April 2022, sebuah commit yang mengonfirmasi pengembangan feed berita ditemukan di repositori resmi Telegram for iOS. Namun, fitur tersebut tidak pernah dirilis.

• Sementara itu, pada 2019 hingga 2021, Telegram mengadakan serangkaian kompetisi berskala besar yang berfokus pada pemeringkatan berita, pengelompokan data, serta identifikasi bahasa dan topik channel.

• Hingga saat ini, cara utama untuk membaca channel langganan secara berurutan adalah menggunakan gestur untuk beralih ke channel berikutnya yang belum dibaca. Sementara itu, rekomendasi berbasis algoritma masih terbatas pada daftar “Channel Serupa” dan tab “Channel” di pencarian global.

Redaksi @tginfo menilai bahwa kehadiran feed berbasis algoritma seperti di X (sebelumnya Twitter) dapat mengubah cara pengguna menikmati konten di Telegram secara signifikan. Bagi kreator, fitur ini berpotensi menjadi sumber jangkauan organik gratis tanpa harus membeli iklan. Bagi Telegram sendiri, fitur ini bisa meningkatkan keterlibatan pengguna sekaligus menambah jumlah tayangan iklan resmi.

Saat ini, feed berita masih dinonaktifkan dari sisi server dan dalam tahap pengembangan. Cara kerjanya maupun tampilannya masih bisa berubah sebelum dirilis.

#beta #macOS #channel
68000
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

13 Okt 2026, 20.07

Photo1/2
Telegram diperbarui ke versi 13.0: Dompet bawaan dan transfer Gram instan

Telegram mulai meluncurkan wallet kripto nonkustodian miliknya sendiri, Gram Wallet, secara bertahap. Untuk saat ini, wallet tersebut hanya mendukung mata uang kripto Gram dan NFT yang terkait dengan Telegram, seperti hadiah ekslusif, username, dan nomor anonim.

Saat ini, Gram Wallet baru tersedia untuk sebagian pengguna. Untuk mengaksesnya sebelum dirilis ke semua pengguna Telegram, Anda perlu memperbarui aplikasi ke versi terbaru, lalu menerima transfer minimal 0,1 Gram dari pengguna lain.

Setelah diaktifkan, saldo dompet akan muncul di bagian "Uang" pada Pengaturan, menggantikan bot Wallet. Tak lama sebelum wallet bawaan ini diluncurkan, bot tersebut berganti nama menjadi Walt dan disembunyikan dari menu utama. Anda juga bisa langsung mengirim Gram kepada orang yang sedang Anda ajak mengobrol melalui tab Gram di menu lampiran dalam obrolan pribadi.

Salah satu keunggulan wallet bawaan ini Anda bisa melakukan hingga lima kali transfer Gram per hari ke sesama pengguna Telegram atau alamat wallet tanpa membayar biaya transaksi blockchain TON. Namun, transaksi pertama dikenai biaya untuk menginisialisasi smart contract.

Unduh pembaruan

• Android: Google Play, file APK dari situs resmi atau channel terverifikasi.
• iOS: App Store.
• Windows / macOS / Linux: situs resmi atau GitHub.
• Windows: Microsoft Store.
• Linux: Flathub, Snapcraft.
• macOS: App Store atau channel terverifikasi.

#pembaruan #Android #iOS #Desktop #macOS
340000
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

10 Okt 2026, 06.59

Photo1/2
Celah keamanan berbahaya di Telegram Desktop: Semua file bisa dicuri hanya dengan sekali klik

Hal yang WAJIB Anda lakukan untuk melindungi diri:

• Jangan gunakan versi di bawah 7.2.9. Segera perbarui Telegram Desktop. Jika Anda menggunakan klien tidak resmi, untuk sementara beralihlah ke versi resmi sampai pembaruan tersedia.

Unduh:
• Windows / macOS / Linux: situs resmi atau GitHub.
• Windows: Microsoft Store.
• macOS: App Store.
• Linux: Flathub, Snapcraft.

Saran bagi pengguna versi lama:

• Hati-hati saat membuka tautan. Setiap kali mengeklik tautan, periksa jendela pop-up yang muncul. Jika Telegram menampilkan format tautan yang tidak biasa, misalnya diawali tg://, jangan membukanya.

• Jangan gunakan Telegram Desktop tanpa passcode lokal. Mengaktifkan fitur ini akan mengenkripsi file sesi di folder tdata, sehingga akun tidak bisa langsung dibajak meskipun file tersebut bocor.

Apa masalahnya?

Celah keamanan ditemukan pada Telegram Desktop versi sebelum 7.2.9 (CVE-2026-107181). Karena pemisah ; tidak di-escape, parameter dalam tautan tg:// ditafsirkan sebagai perintah IPC yang terpisah. Dengan memanfaatkan handler interpret:, penyerang bisa membuat file dari komputer korban diam-diam dikirim ke channel mereka tanpa konfirmasi pengguna, hanya dengan mengeklik tautan yang dirancang khusus.

Risiko utamanya

Bahaya celah ini bukan hanya pencurian file sesi tdata dan pembajakan akun. Celah tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk mencuri hampir semua file di komputer yang dapat diakses pengguna, termasuk dokumen, sesi browser yang tersimpan, SSH keys, konfigurasi sistem, hingga dompet mata uang kripto.

#keamanan #desktop #celahkeamanan
490001
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

23 Sep 2026, 21.47

Photo1/2
Peningkatan Pesan Video di Android

Dalam versi beta Telegram untuk Android untuk pembaruan 12.10.4 mendatang, telah ditambahkan bagian baru bernama "Round Video (Experimental)" di pengaturan.

Bagian ini berisi beberapa fitur eksperimental yang memungkinkan Anda mengatur fokus dan kelancaran pesan video yang direkam menggunakan API Camera2:

• Resolusi output: 360p / 480p.
• Resolusi kamera: Rendah / Sedang / Tinggi.
• Frame rate: 30 FPS / 60 FPS.
• Bitrate video: 750 kbps / 1 Mbps / 1,5 Mbps / 2 Mbps.

⚠️ Perlu diketahui: Telegram menyebutkan bahwa 60 FPS hanya digunakan jika kamera depan dan belakang perangkat sama-sama mendukung frame rate tersebut. Jika tidak, perekaman otomatis menggunakan 30 FPS.

Selain itu, pengguna bisa menonaktifkan gaya khusus Telegram pada pesan video yang diunduh. Jika dinonaktifkan, video "bundar" akan disimpan di perangkat dalam bentuk persegi tanpa dipotong, tanpa efek buram atau gelap di bagian tepinya, dan tanpa logo Telegram.

⚠️ Perlu diketahui juga: Opsi ini tidak mengubah tampilan pesan video yang dikirim ke obrolan. Video "bundar" di dalam Telegram tetap berbentuk bulat, terlepas dari apakah gaya tersebut dinonaktifkan saat video diunduh.

PEMBARUAN: Telegram mengingat pilihan terakhir pengguna dan akan merekam pesan video berikutnya menggunakan kamera yang sama seperti pada video sebelumnya. Jadi, Anda tidak perlu terus-menerus berganti antara kamera depan dan belakang saat mulai merekam "video bundar" baru.

Bagian pengaturan ini kemungkinan tidak akan tersedia di versi stabil Telegram. Fitur tersebut hanya akan ada di versi beta selama masih dalam tahap pengujian.

Bergabung ke channel kedua kami, @BetaInfo, agar menjadi mengetahui pembaruan-pembaruan Telegram mendatang.

#Android #Beta
892009
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

03 Sep 2026, 14.25

Photo
Telegram Berencana Memerangi Reaksi Spam

Segera, admin grup tidak hanya akan dapat memblokir pengguna yang meninggalkan reaksi, tetapi juga menghapus reaksi dari pengguna tersebut, Pavel Durov https://t.me/meme17k. Bot moderator yang menggunakan Bot API juga akan dapat melakukan hal ini, pesan tersebut menjelaskan:

“Masalah dengan bot spam dalam reaksi sudah dipahami. Kami sudah mulai bekerja untuk mengatasinya. Segera, akan mungkin untuk memblokir pengguna dari daftar reaksi dan menghapus semua reaksi yang ada dari pengguna ini di obrolan.

Hal yang sama juga akan tersedia untuk moderator bot otomatis di Bot API.”

Hanya beberapa hari yang lalu, Durov di channelnya bahwa tim messenger sedang mengerjakan alat untuk mendeteksi pilihan suara tidak biasa dalam jajak pol dan melindungi hasilnya dari manipulasi.
872000
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

03 Sep 2026, 14.25

Photo
Telegram Izinkan Bot untuk Membalas Satu Sama Lain

Sejak API Bot Telegram diperkenalkan, bot tidak dapat melihat pesan satu sama lain — platform tersebut hanya akan menyembunyikan pesan dan acara dari bot lain untuk mencegah kesalahan loop umpan balik. Mulai sekarang, pengembang bot dapat memilih untuk melewati batasan ini.

• Dalam Obrolan
Perubahan ini memungkinkan admin membangun rantai reaksi yang kompleks. Misalnya, sebuah bot dapat memicu bot lain, sementara sistem log mencatat semua tindakan bot dalam obrolan.

• Melalui Akun Bisnis
Bots bisnis akan dapat mengirim pesan pribadi ke bot lain atas nama Anda.

Anda dapat memilih untuk mengaktifkan perubahan ini di https://t.me/BotFather dengan mengaktifkan toggle "Komunikasi Bot-ke-Bot".

Anda dapat mempelajari lebih lanjut dalam dokumentasi di situs web resmi Telegram.

#bot #BotAPI
720000
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

03 Sep 2026, 14.25

Photo
Telegram Memerangi Manipulasi Jajak Pol

Di channel Telegram pribadinya, Pavel Durov https://t.me/durov bahwa messenger tersebut sedang mengerjakan alat yang akan membantu pemilik channel mendeteksi kecurangan dalam jajak pol dan melindungi hasilnya dari manipulasi.

CEO Telegram mencantumkan langkah-langkah berikut:
• Statistik jajak pol.
• Membatasi pemungutan suara untuk pelanggan channel.
• Membatasi pemungutan suara untuk pengguna dari negara-negara tertentu.

Di masa lalu, Telegram sudah menggunakan region-gating untuk mencegah kecurangan jajak pol, tetapi hanya berdasarkan kasus per kasus — misalnya, selama protes 2020 di Belarus, Telegram https://t.me/tginfo di mana hanya pengguna dengan kartu SIM Belarusia yang dapat memilih.

Demikian pula, messenger tersebut sudah memungkinkan pemilik channel untuk membatasi mereka ke negara-negara tertentu.

Statistik pemungutan suara terperinci sangat berguna untuk mendeteksi anomali selama pemungutan suara. Anda sudah dapat melihat fitur ini di produk Pavel Durov sebelumnya (VK), di mana itu https://vk.com/wall-2158488_189486, ketika Pavel masih menjadi CEO-nya.

Kumpulan fitur baru ini kemungkinan besar terinspirasi oleh kecurangan dalam jajak pol politik yang Pavel Durov https://t.me/tginfolive. Dia berbagi bahwa sebagian besar suara palsu dibuat oleh akun yang berasal dari "negara eksotis".

Masih belum ada detail tentang seperti apa statistik jajak pol nantinya. Pada saat yang sama, alat untuk membatasi audiens jajak pol tampaknya sangat mirip dengan yang sudah tersedia untuk hadiah, dari mana kita dapat berspekulasi tentang cara kerjanya:

• Negara Pemilih
Biasanya, Telegram menyimpulkan wilayah pengguna dari negara tempat kartu SIM akun terdaftar.

• Membatasi Pelanggan Channel
Lonjakan pelanggan bot adalah masalah yang sangat umum yang dihadapi oleh channel admin ketika mereka mengadakan giveaway. Pemilik bot farm memerintahkan akun mereka untuk bergabung ke channel dengan giveaway aktif untuk mendapatkan langganan Premium gratis, sementara pemilik channel tidak memiliki alat untuk membalasnya.

Tanpa opsi "hanya pelanggan yang dapat memilih", jajak pol dapat mewarisi masalah ini.
634000
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

03 Sep 2026, 14.25

Photo
Telegram untuk Android dan iOS telah diperbarui ke versi 12.6

Pembaruan April membawa banyak inovasi menarik dan berguna ke Telegram:

• https://t.me/betainfoid Aplikasi ini mengimplementasikan waktu, media dalam tanggapan, urutan acak poin, kemungkinan bagi peserta untuk menyarankan opsi mereka sendiri, dan banyak lagi.

Sementara itu, https://t.me/betainfoid menerima tautan terpisah ke poin pemungutan suara tertentu, kemampuan untuk menanggapinya, serta menyalin dan menghapus opsi yang disarankan oleh pengguna.

• https://t.me/betainfoid Asisten terintegrasi untuk terjemahan, koreksi kesalahan, perubahan gaya, dan penempatan emoji secara otomatis telah ditambahkan. Beberapa penggunaan tersedia secara gratis, dengan batasan yang lebih tinggi untuk pengguna Premium.

• https://t.me/betainfoid https://t.me/betainfo Dukungan untuk melihat dan mengirim foto "bergerak" (rekaman video pendek sebelum dan sesudah menekan tombol rana) telah ditambahkan. Pengirim dapat memilih salah satu dari 3 gaya berbeda untuk foto tersebut di editor media: Live, Loop, dan Bounce.

• https://t.me/betainfoid https://t.me/betainfo Sekarang Anda dapat mencari trek yang disimpan dan mengunduh berkas audio langsung dari memori perangkat dan rekaman audio umum di Telegram.

• https://t.me/betainfoid https://t.me/betainfo Desain penyebutan dan reaksi telah diubah, serta notifikasi mengenai suara baru dalam jajak pol Anda langsung di daftar obrolan.

Inovasi lainnya
• Kemampuan untuk membuat versi pribadi dari bot orang lain dan mengelolanya.
• Kemampuan untuk memindai dokumen menggunakan kamera ponsel Anda dan menggabungkan beberapa gambar menjadi satu file PDF (di iOS).
• mengenai penggunaan klien Telegram pihak ketiga oleh lawan bicara.
• https://t.me/betainfoid terpisah "Jajak pol" di profil grup dan channel.
• https://t.me/betainfoid rekaman audio terlampir di cerita.

Artikel: http://telegram.org/blog/ai-editor-mighty-polls-and-more/id

Unduh pembaruan
• Android: http://play.google.com/store/apps/details?id=org.telegram.messenger APK dari http://telegram.org/dl/android/apk atau https://t.me/TAndroidAPK
• iOS: http://itunes.apple.com/ru/app/telegram-messenger/id686449807?mt=8

#pembaruan #Android #iOS
545001
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

03 Sep 2026, 14.25

Photo
Telegram Mungkin Memperingatkan Mitra Obrolan Jika Menggunakan Klien Tidak Resmi

Sebuah https://translations.telegram.org/id/ios/unsorted/PeerInfo.UnofficialSecurityRisk baru telah ditemukan dalam database string terjemahan untuk klien Telegram untuk iOS resmi, yang menunjukkan potensi pengenalan peringatan ketika mitra obrolan menggunakan klien messenger pihak ketiga.

"Pengguna menggunakan klien Telegram tidak resmi - pesan kepada pengguna ini mungkin kurang aman," bunyi string untuk terjemahan.

Munculnya notifikasi seperti itu kemungkinan besar terkait dengan meningkatnya popularitas klien pihak ketiga Rusia "Telega", yang tidak seperti proxy biasa, https://t.me/bruhcollective pesan ke server perusahaan Rusia dengan cara yang memungkinkan mereka untuk dekripsi dan membaca di sana. Selanjutnya, perusahaan Rusia secara hukum wajib untuk https://www.rbc.ru/rbcfreenews/6998bacd9a7947720c215815 ke FSB berdasarkan permintaan.

Editor menganggap bahwa Telegram tidak memblokir klien ini secara langsung sebagai kompromi untuk mempertahankan posisinya di pasar Rusia, tetapi berusaha untuk mengurangi risiko reputasi: satu peserta obrolan dengan aplikasi tidak resmi sudah cukup untuk menempatkan pengguna lainnya dalam risiko.

Tidak diketahui apakah peringatan akan ditampilkan ketika mitra obrolan menggunakan klien alternatif apa pun, bahkan yang terdaftar secara resmi dan mengikuti API ToS, atau jika fitur baru hanya akan memengaruhi aplikasi yang dianggap tidak dapat diandalkan oleh Telegram. Editor khawatir bahwa jika fitur baru berlaku untuk semua aplikasi pihak ketiga, peringatan ini bisa berubah menjadi kebisingan visual.

#iOS #keamanan
454000
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

03 Sep 2026, 14.25

Photo
ZDI Mencatat Kerentanan Kritis di Telegram — Jangan Panik

Pada 26 Maret, entri ZDI-CAN-30207 mengenai Telegram muncul di database https://www.zerodayinitiative.com/advisories/upcoming/ — program pemburu kerentanan independen terbesar. Kerentanan tersebut ditemukan oleh peneliti Michael DePlante dari Trend Micro.

Rinciannya dirahasiakan: menurut peraturan ZDI, spesifikasinya akan diungkapkan segera setelah messenger memperbaiki masalah, atau pada 24 Juli 2026, jika tidak.

Tidak ada informasi tentang kerentanan yang dieksploitasi "di alam liar" oleh peretas yang sebenarnya. Saat ini, tidak ada yang tahu apa kerentanan itu kecuali peneliti dan pengembang Telegram.

Teori populer tentang stiker animasi adalah spekulasi dan rumor, bukan fakta yang diketahui dari entri ini. Semua "detail" lainnya yang disebarkan oleh media dan channel adalah dugaan atau deskripsi kerentanan lama yang sudah diperbaiki. Tidak perlu panik.

Apa yang harus dilakukan:
• Segera perbarui Telegram saat versi baru dirilis.
• Gunakan aplikasi Telegram resmi untuk menerima pembaruan dengan perbaikan pada hari pertama.
• Tidak ada tindakan perlindungan spesifik lainnya yang dapat diambil — sifat kerentanan tidak diketahui.

Reaksi Telegram
Layanan pers messenger https://kod.ru/telegram-oproverg-zero-day kepada https://durovscode.com/ bahwa kerentanan tersebut tidak ada. Argumen mereka: semua stiker diperiksa oleh server, oleh karena itu "keberadaan eksploit seperti itu tidak mungkin".

Editor menganggap reaksi ini aneh. Untuk beberapa alasan, Telegram secara khusus mengomentari spekulasi tentang stiker, meskipun vektor serangan belum diungkapkan dan mungkin tidak ada hubungannya dengan mereka. Tidak jelas mengapa messenger memilih untuk membantah rumor daripada sekadar mengonfirmasi pekerjaan mereka pada laporan ZDI.

Pernyataan itu sendiri bahwa eksploit tidak ada karena verifikasi sisi server secara teknis cacat: validasi server hanyalah salah satu lapisan perlindungan, yang itu sendiri dapat mengandung kesalahan dan mungkin tidak mencakup semua skenario yang mungkin. Selain itu, stiker yang menyebabkan aplikasi Android mogok masih ada sampai sekarang, yang sudah mempertanyakan kelengkapan pemeriksaan yang diklaim.

Tanggapan messenger terhadap Durov's Code adalah deklarasi, bukan argumen. Hanya akan mungkin untuk mengonfirmasi atau menyangkal keberadaan masalah setelah detailnya dipublikasikan atau patch dirilis.

Apa yang Dikatakan Data Terbuka
Dari entri ZDI, skor keparahan awal — 9,8 dari 10 — dan parameter vektor serangan diketahui. Jika penilaian itu benar, kerentanan dapat dieksploitasi dari jarak jauh melalui jaringan, tidak memerlukan interaksi pengguna dan tidak memerlukan hak istimewa sistem, dan berpotensi memungkinkan penyerang mendapatkan akses penuh ke data pengguna.

Ini adalah parameter yang serius, namun skor awal ditetapkan oleh peneliti dan dapat disesuaikan.

Konteks
Ini bukan pertama kalinya Telegram menghadapi kerentanan kritis. Pada tahun 2020, peneliti Shielder https://www.shielder.com/blog/2021/02/hunting-for-bugs-in-telegrams-animated-stickers-remote-attack-surface/ 13 kerentanan di perpustakaan rlottie untuk stiker animasi, termasuk kesalahan penulisan di luar batas yang memungkinkan kesalahan memori jarak jauh di perangkat. Telegram memperbaiki bug spesifik tetapi tidak mengubah arsitektur pemrosesan. Berpotensi, stiker animasi tetap menjadi permukaan serangan yang luas, sehingga tidak dapat dikecualikan bahwa kerentanan baru mengeksploitasinya secara khusus.

Pada tahun 2024, kesalahan ditemukan https://www.bleepingcomputer.com/news/security/telegram-fixes-windows-app-zero-day-used-to-launch-python-scripts/ yang memungkinkan program disamarkan sebagai video, membuatnya lebih mudah untuk meyakinkan korban untuk mengklik dan meluncurkannya. Pada tahun 2025, kerentanan EvilLoader serupa ditemukan di Android. Pada saat yang sama, broker kerentanan Rusia Operation Zero https://techcrunch.com/2025/03/21/russian-zero-day-seller-is-offering-up-to-4-million-for-telegram-exploits/ untuk eksploit tanpa klik.

Praktik menunjukkan bahwa Telegram lebih suka memperbaiki lubang spesifik tanpa mengatasi masalah keamanan sistem, dan retorika tentang "ketidakmungkinan mutlak" dari eksploitasi tidak menginspirasi kepercayaan mengingat kisah ini.
384000
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

26 Agu 2026, 08.03

Photo1/2
Pesan Sambutan, Tombol dalam Artikel, dan Opsi Tabel Baru

Pembaruan Telegram bulan Agustus bertepatan dengan ulang tahun Telegram yang ke-13: aplikasi seluler telah diperbarui ke versi 12.10, sementara Telegram Desktop menerima pembaruan ke versi 7.1. Pembaruan ini menghadirkan fitur-fitur berikut:

• Pesan Sambutan: Admin kini dapat mengatur dan mengedit hingga 3 pesan sambutan dalam grup dan channel. Pesan akan muncul untuk pengguna saat mereka bergabung ke obrolan atau channel, tetapi bersifat sementara dan tidak terlihat oleh anggota lain.

Untuk mengatur pesan sambutan, buka Pengaturan grup atau channel > Pesan Sambutan. Hanya pemilik dan admin dengan izin Kelola Pesan Sambutan yang dapat mengubah pengaturan ini. Meskipun Anda adalah admin yang sebelumnya memiliki izin penuh dalam obrolan atau channel, izin ini tidak diberikan secara otomatis.

• Tombol dalam Artikel: Pengguna kini dapat mengubah sebagian teks dalam paragraf menjadi tombol yang dirancang agar terlihat seperti tautan. Fitur ini tersedia di editor artikel layar penuh bawaan pada Android dan Desktop, tetapi tidak di iOS.

Saat ini, tombol dapat melakukan tiga jenis tindakan: Tautan, Salin, atau Profil Pengguna. Tombol yang dibuat dapat dikonfigurasi, misalnya gaya tombol dapat diatur menjadi berbahaya (merah), sukses (hijau), atau utama (warna aksen tema). Di Android, Anda dapat mengatur gaya dengan mengetuk tombol tautan beberapa kali hingga mendapatkan warna yang diinginkan.

Perlu diingat: Bersamaan dengan tombol sebaris, Telegram juga memperkenalkan tombol berukuran penuh dalam artikel. Ada perbedaan cara membuatnya di setiap platform:
• Android: Ketik simbol "/" dan pilih Tombol dari menu tarik-turun.
• iOS: Ketuk "+" dan pilih Baris Tombol.
• Desktop: Ketuk 🔗 dan pilih Tombol.

• Opsi Pemformatan Tabel Baru: Tabel Teks Kaya kini memiliki beberapa opsi tambahan: Anda dapat menghapus batas sel atau menggunakan gaya Ringkas untuk mengurangi jarak dalam sel sehingga tabel menggunakan lebih sedikit ruang.

Unduh pembaruan

• Android: Google Play, APK dari situs resmi atau channel resmi yang terverifikasi.
• iOS: App Store.
• Windows/macOS/Linux: situs resmi atau GitHub.
• Windows: Microsoft Store.
• Linux: Flathub atau Snapcraft.

#pembaruan #Android #iOS #Desktop
1,450003
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

22 Agu 2026, 21.19

Photo1/2
Telegram Sedang Mengembangkan WEB-Proxy Eksperimental

Ditemukan jenis proxy eksperimental baru bernama “WEB” dalam kode Telegram Desktop. Penemuan ini dipublikasikan oleh teleLakel.

Kode server untuk WEB-proxy masih dalam tahap pengembangan. Telegram juga belum secara resmi mendukung implementasi apa pun, jadi untuk saat ini belum ada cara yang baik untuk mencoba teknologi tersebut.

Kenapa teknologi ini diperlukan? Kenapa tidak menggunakan MTProxy?

MTProxy yang sudah ada sebenarnya bisa dibuat agar terlihat seperti koneksi HTTPS menggunakan ekstensi FakeTLS. Namun, sistem Deep Packet Inspection (DPI) modern sudah bisa membedakan koneksi seperti ini dari HTTPS asli. Pasalnya, FakeTLS masih memiliki beberapa perbedaan dengan koneksi HTTPS sebenarnya yang bisa dikenali dari luar.

Transport baru bernama WEB membuat pendeteksian menjadi jauh lebih sulit. Untuk berkomunikasi dengan server, Telegram menggunakan browser bawaan perangkat (WebView). Telegram kemudian membuat koneksi TLS/HTTPS sungguhan dengan kriptografi standar yang digunakan browser. Dengan begitu, traffic Telegram menjadi lebih sulit dibedakan dari aktivitas browsing web biasa.

Cara kerjanya

• Telegram membuka laman khusus pada domain proxy menggunakan browser tersembunyi.
• Domain tersebut juga bisa tetap digunakan sebagai situs web biasa. Channel Telegram tersembunyi hanya akan aktif jika permintaan yang masuk berisi kunci rahasia yang benar.
• Di dalam channel web tersebut, data MTProxy yang sudah terenkripsi dibungkus ke dalam frame WEB-proxy, kemudian dikirim ke server proxy. Saat ini, proses tersebut menggunakan WebSocket.
• Traffic HTTP/WebSocket kemudian dikemas ulang dan diteruskan ke server MTProxy tanpa perlu didekripsi.

Saat ini fitur tersebut masih aktif dikembangkan. Jadi, ketika akhirnya dirilis, protokolnya masih mungkin mengalami perubahan.

Komunitas independen Telemt juga sedang mengembangkan protokol yang lebih sulit dideteksi. Sebelumnya, berkat penelitian komunitas terhadap sistem DPI di Rusia, pengembang Telegram memperbarui MTProxy pada klien mereka agar dapat beradaptasi dengan metode pendeteksian baru.

Komunitas tersebut menilai Telegram perlu menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengembangkan metode baru agar layanan mereka lebih tahan terhadap pemblokiran dan penyensoran. Jika WEB-proxy tidak terus dikembangkan, teknologi ini bisa saja berhenti berfungsi di masa depan. Bahkan di dalam koneksi TLS yang benar-benar asli, traffic Telegram tetap mungkin memiliki karakteristik tertentu yang dapat digunakan untuk mengidentifikasinya jika tidak ditambahkan metode penyamaran lainnya.

#Desktop #proxy #pemblokiran
1,180001
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

02 Agu 2026, 19.11

Photo1/2
Regulator Keamanan Internet Australia Gugat Telegram

Regulator tersebut menyatakan bahwa layanan ini mengabaikan hukum yang berlaku di negara tersebut, dengan menyoroti kelalaian Telegram dalam menghapus konten propaganda terorisme. Pemerintah belum berniat memblokir Telegram untuk saat ini, meskipun mereka sebenarnya memiliki wewenang untuk melakukannya.

Tuntutan dari pemerintah Australia ini bermula dari laporan pengguna yang menyebutkan adanya video yang beredar di Telegram, termasuk rekaman penembakan di masjid, Christchurch, Selandia Baru pada tahun 2019, serta penembakan di sebuah supermarket di Amerika Serikat pada tahun 2022.

"Kami menyatakan bahwa Telegram gagal mendeteksi, mencegah, dan menghentikan penyebaran konten pro terorisme," ujar Komisioner eSafety, Julie Inman Grant.

Kasus hukum ini merupakan hasil dari investigasi yang telah berlangsung selama satu tahun. Pihak eSafety mengaku sempat berupaya menjalin komunikasi dengan Telegram, namun platform tersebut tidak memberikan tanggapan maupun tindakan atas permintaan pemerintah selama lima bulan. Meski hukum Australia tidak mewajibkan izin operasional bagi platform semacam ini, regulator tetap berpeluang mengajukan permohonan pemblokiran ke pengadilan.

"Kami belum pernah menggunakan wewenang tersebut, dan kita masih akan melihat bagaimana perkembangan kasus ini serta apakah tindakan seperti itu memang diperlukan," kata Inman Grant.

Pihak Telegram menyatakan bahwa "upaya besar dalam melawan terorisme telah terdokumentasi dengan baik," dan menurut catatan resmi yang mereka publikasikan, ribuan "komunitas teroris" telah berhasil dihapus. Juru bicara Telegram juga menambahkan bahwa perusahaan akan melawan tuduhan tersebut di jalur hukum.

Informasi Tambahan

• Pada November 2025, Telegram memulai langkah hukum melawan eSafety terkait "Online Safety Act 2021", yang mereka anggap tidak sah.

• Pada Februari 2025, regulator Australia menjatuhkan denda lebih dari 600.000 dolar kepada Telegram karena lambat memberikan informasi mengenai langkah-langkah mereka dalam menangani terorisme dan konten eksploitasi anak.

• Perusahaan menegaskan bahwa begitu mereka mengetahui adanya permintaan tersebut, mereka langsung memberikan informasi yang diminta secara sukarela. Tim @tginfo sebelumnya telah mengulas detail dari tanggapan tersebut, yang mengungkap banyak hal tentang cara kerja sistem moderasi Telegram.

#Australia #Pengadilan
1,020000
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

16 Jul 2026, 12.00

Pengelola Domain .me Memberi Komentar Mengenai Domain t.me

Seorang perwakilan dari bagian administrasi domain .me mengomentari situasi terkait larangan penggunaan domain t.me, yang merupakan milik Telegram, melalui Twitter:

Pihak .ME Registry bekerja sama erat dengan penegak hukum untuk memantau dan mengatasi masalah di seluruh domain .ME sesuai dengan peraturan yang berlaku, termasuk persyaratan sanksi.

Pada tanggal 13 Juli, First VPN Service (1VPNS) dimasukkan sebagai entitas yang terkena sanksi oleh Departemen Keuangan AS. Sebuah saluran Telegram yang menggunakan domain t.me termasuk dalam infrastruktur yang diidentifikasi milik 1VPNS. Oleh karena itu, domain t.me ditangguhkan.

Pada tanggal 14 Juli, Telegram memberikan konfirmasi bahwa mereka telah menghapus tautan dan afiliasi mereka dengan 1VPNS. Setelah konfirmasi tersebut ditinjau dan diverifikasi, penangguhan domain t.me dicabut.

Kami menghargai kerja sama Telegram yang cepat dalam menyelesaikan masalah ini.

Tidak jelas dari komentar tersebut apakah pihak administrasi .me mengevaluasi kesesuaian untuk memblokir seluruh domain dari platform media sosial besar, dan apakah pihak pengelola akan menggunakan metode seperti itu di masa mendatang.

Sebagai pengingat, pada tanggal 13 Juli, pihak pengelola domain .me menonaktifkan catatan DNS untuk domain t.me tanpa adanya pernyataan publik dari bagian administrasi domain atau Telegram. Pada tanggal 14 Juli, dukungan Identity Digital menjelaskan larangan tersebut sebagai kepatuhan terhadap persyaratan OFAC, dan sebuah tautan ke saluran Telegram ditemukan dalam daftar sanksi layanan tersebut, yang kemudian dihapus oleh aplikasi pesan tersebut, setelah itu domain tersebut dipulihkan.

Domain .me dialokasikan kepada pemerintah Montenegro, tetapi infrastrukturnya dikelola oleh perusahaan patungan antara Identity Digital, GoDaddy, dan perusahaan lokal ME-net.

#gangguan #blokir
881001
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

16 Jul 2026, 06.11

Photo1/2
Editor Teks Kaya, Komunitas, Pesan Tersembunyi & 350 Juta GIF

• Editor Teks Kaya: Fitur baru untuk menulis postingan panjang dengan heading, tabel, daftar, kutipan, hingga menyisipkan foto/video di tengah teks. Dilengkapi editor visual dan bantuan AI (privasi terjaga), serta batas kirim hingga 32.768 karakter per pesan. Saat ini eksklusif untuk pengguna Telegram Premium.

• Komunitas: Bisa menggabungkan beberapa grup, channel, dan bot jadi satu "komunitas". Anggota bisa melihat dan langsung join obrolan lain tanpa perlu tautan undangan, dan admin bisa mengatur siapa yang boleh menambahkan obrolan baru.

• Pesan Tersembunyi dalam Grup: Bot kini bisa mengirim balasan yang hanya terlihat oleh pengguna tertentu (misalnya sapaan pribadi, ringkasan AI, atau menu tombol), jadi tidak lagi mengganggu obrolan anggota lain.

• 350 Juta GIF: Pencarian GIF baru yang lebih cepat, mencakup lebih dari 350 juta GIF dalam 36 bahasa, dengan pencarian yang sepenuhnya privat dan tidak bergantung pihak ketiga.

Sumber: http://telegram.org/blog/communities-editor-invisible-messages/id

Cara mendapatkan pembaruan:

• Pengguna Android dapat memperbarui aplikasi via Google Play Store atau mengunduh file APK dari situs dan channel resmi Telegram yang terverifikasi.
• Pengguna iOS dapat memperbarui aplikasi via App Store.

#pembaruan #Android #iOS
688003
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

14 Jul 2026, 18.36

Telegram Masih Bekerja untuk Memulihkan Domain t.me Domain t.me masih tidak dapat diakses oleh pengguna di seluruh dunia, karena dinonaktifkan oleh administrator zona domain .me. Tim aplikasi pesan tersebut belum memberikan komentar mengenai masalah ini.…
553000
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

14 Jul 2026, 17.14

Registri .me Memblokir Domain t.me Pengguna Telegram di seluruh dunia mengalami gangguan: tautan pendek t.me tidak lagi terbuka di peramban (browser) biasa. Masalah ini memengaruhi pengguna di seluruh dunia. Pada saat yang sama, di dalam aplikasi Telegram…
579000
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

14 Jul 2026, 06.38

Registri .me Memblokir Domain t.me

Pengguna Telegram di seluruh dunia mengalami gangguan: tautan pendek t.me tidak lagi terbuka di peramban (browser) biasa. Masalah ini memengaruhi pengguna di seluruh dunia.

Pada saat yang sama, di dalam aplikasi Telegram untuk perangkat seluler dan desktop, klik pada tautan diproses dengan benar, dan pengalihan berfungsi tanpa masalah. Sebagai alternatif sementara untuk memposting di sumber eksternal, Anda dapat menggunakan tautan telegram.me.

Detail teknis

Saat ini, penyebab pasti dari insiden ini masih belum diketahui.

Menurut data WHOIS, domain t.me telah sepenuhnya dihapus dari zona DNS oleh administrator registri domain .me.

Status ini ditetapkan bukan oleh registrar (GoDaddy), tetapi langsung oleh operator utama zona domain, yaitu perusahaan Montenegro doMEn d.o.o., yang mengelola seluruh zona .me. Organisasi ini adalah usaha patungan antara Identity Digital, GoDaddy, dan ME-net.

#gangguan #blokir
481000
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

24 Jun 2026, 14.57

Photo1/2
Editor Teks Diperluas di Telegram

Dalam Telegram untuk iOS versi Beta 12.9.0 (33214), tombol "editor AI" telah diganti dengan editor Markdown.

Ketika ditekan, tombol tersebut memperluas bidang input pesan hingga memenuhi seluruh tinggi layar, mengubahnya menjadi editor artikel yang lengkap.

Sebagai konteks, dukungan untuk pesan teks kaya yang diperluas muncul dalam pembaruan Telegram 12.8. Ini mencakup banyak opsi gaya teks: judul, tabel, rumus matematika LaTeX, blok kode, kutipan blok, spoiler yang dapat diperluas, kolase, karosel geser, dan lainnya.

#iOS
609003
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

15 Jun 2026, 05.13

Photo1/2
Format Teks Kaya Akan Segera Tersedia untuk Pengguna

Melalui akun Twitter-nya, Pavel Durov mengumumkan bahwa fitur pemformatan Markdown lanjutan, seperti tabel, judul, formula, daftar tugas, dan kutipan yang dapat diperluas, nantinya akan tersedia tidak hanya untuk bot, tetapi juga untuk pengguna biasa. Menurut pendiri Telegram tersebut, fitur ini akan diuji terlebih dahulu melalui bot sebelum dirilis untuk semua pengguna:

Direncanakan rilis pada akhir bulan ini, tapi kami perlu menguji semuanya pada bot terlebih dahulu.

Anda bisa melihat dan mencoba cara kerja fitur ini melalui demo interaktif: @RichTextDemoBot.

#bot
598002
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

13 Jun 2026, 04.27

Photo1/2
Telegram Hadir di Smartwatch, Bot Makin Pintar, Grup Makin Aman

Telegram merilis pembaruan besar dengan dukungan aplikasi smartwatch, peningkatan kemampuan bot, fitur keamanan grup berbasis AI, dan berbagai peningkatan lainnya.

Telegram Kini Tersedia di Smartwatch

Pengguna kini dapat memakai Telegram langsung dari Apple Watch dan smartwatch Wear OS. Fitur yang tersedia meliputi:

• Mengirim pesan teks dan suara
• Mendengarkan voice message
• Melihat foto dan video
• Membaca pesan panjang
• Mengelola chat
• Mengirim stiker dan melihat lokasi (fitur tertentu tergantung perangkat)

Bot Bisa Mengirim Pesan Lebih Interaktif

Bot Telegram kini mendukung format teks yang jauh lebih kaya, seperti:

• Tabel
• Heading
• Kutipan bertingkat
• Gambar dalam pesan
• Carousel dan kolase media
• Rumus matematika
• Bagian yang bisa dilipat (collapsible sections)

Panjang pesan bot juga meningkat hingga 32.768 karakter.

AI Guardian untuk Menjaga Grup

Admin grup sekarang dapat menambahkan bot AI sebagai penjaga grup.

Kemampuannya meliputi:

• Menyaring permintaan bergabung
• Memeriksa calon anggota sebelum masuk
• Membantu moderasi percakapan sesuai aturan grup

Polling Kini Mendukung Tautan

Setiap opsi dalam polling Telegram sekarang dapat berisi tautan.

Fitur ini memudahkan pengguna memberikan referensi atau informasi tambahan sebelum peserta memilih jawaban.

File Markdown Bisa Dibuka Langsung

Browser bawaan Telegram kini dapat membuka dan menampilkan file .md (Markdown) secara langsung tanpa aplikasi tambahan.

Pilih Browser Sesuai Kebutuhan

Pengguna kini dapat menentukan apakah tautan dibuka di browser Telegram atau browser pilihan lainnya.

Telegram juga menyediakan daftar situs yang selalu dibuka atau tidak pernah dibuka melalui browser internal.

Tampilan Android Lebih Efisien

Pengguna Android mendapatkan desain header baru yang membuat area percakapan terlihat lebih luas dan nyaman saat digunakan.

Sumber: https://telegram.org/blog/watch-apps-and-more/id

Cara mendapatkan pembaruan:

• Pengguna Android dapat memperbarui aplikasi via Google Play Store atau mengunduh file APK dari situs dan channel resmi Telegram yang terverifikasi.
• Pengguna iOS dapat memperbarui aplikasi via App Store.

#pembaruan #Android #iOS
575007
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

25 Mei 2026, 12.53

Photo1/2
Telegram untuk Android dan iOS diperbarui ke versi 12.7

Pada pembaruan bulan Mei, aplikasi ini menghadirkan beberapa fitur baru untuk mencegah kecurangan dalam polling dan mengurangi gangguan dari pengguna yang mengirim reaksi secara berlebihan di grup.

• Gaya tulisan AI yang bisa dibuat sendiri: Sekarang Anda bisa membuat gaya tulisan khusus di editor AI Telegram. Cukup beri nama, pilih ikon dari emoji kustom, lalu tulis instruksi untuk AI.

Gaya yang sudah dibuat bisa dibagikan ke pengguna lain. Saat membuka tautannya, mereka dapat melihat contoh bagaimana gaya tersebut mengubah teks. Pembuat gaya juga bisa menampilkan tautan ke profil mereka di halaman pratinjau.

• Fitur baru untuk pol: Admin kini bisa membatasi siapa yang boleh ikut memilih. Misalnya, hanya pelanggan channel yang sudah bergabung minimal 24 jam atau hanya pengguna dari negara tertentu.

• Menghapus reaksi di grup: Admin yang memiliki izin "Hapus Pesan" sekarang bisa menghapus reaksi pada pesan apa pun. Caranya, buka daftar reaksi pada pesan lalu tekan dan tahan nama pengguna yang memberi reaksi.

Admin juga bisa membatasi penggunaan reaksi di grup, baik untuk semua anggota maupun untuk anggota tertentu.

• Bot bisnis kini tersedia untuk semua pengguna: Sekarang siapa pun bisa menghubungkan bot bisnis ke akun Telegram mereka, meski tidak berlangganan Telegram Premium.

Bot ini dapat membalas chat secara otomatis dan membantu melayani pelanggan. Sebelumnya, fitur Telegram Business hanya tersedia untuk pengguna Premium sejak diperkenalkan pada tahun 2024.

Fitur lainnya:

• Telegram menambahkan opsi untuk mengirim pesan terjadwal tanpa suara notifikasi.
• File Markdown (.md) berukuran hingga 64 KB kini bisa dibuka dalam mode Tampilan Instan.
• Statistik pol sekarang tersedia untuk polling yang memiliki minimal 100 suara.
• Bot dan asisten AI kini bisa dijalankan langsung dari kolom pengetikan pesan tanpa perlu membuka chat bot terlebih dahulu. Mode tamu untuk bot juga sudah didukung.

Artikel: http://telegram.org/blog/ai-bot-revolution-11-new-features/id

Cara mendapatkan pembaruan:

• Pengguna Android dapat memperbarui aplikasi via Google Play Store atau mengunduh file APK dari situs dan channel resmi Telegram yang terverifikasi.
• Pengguna iOS dapat memperbarui aplikasi via App Store.

#pembaruan #Android #iOS
665000
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

08 Mei 2026, 08.56

Photo
Batas Seumur Hidup untuk Memposting Cerita Tanpa Premium

Beberapa pengguna tanpa langganan Telegram Premium dari beberapa wilayah (termasuk Rusia, Ukraina, dan negara-negara Eropa) tidak dapat memposting cerita. Aplikasi ini memberi tahu mereka bahwa fitur tersebut hanya tersedia dengan berlangganan, sedangkan untuk pengguna lain tersedia secara gratis.

Berdasarkan pengamatan kami, editor https://t.me/tginfoen menyimpulkan aturan berikut:

Seorang pengguna dapat memposting cerita secara gratis hanya jika jumlah total cerita yang
pernah diposting di akun mereka kurang dari tiga. Selain itu, ada peringatan penting.

Cara Kerja Batasan
Penghitungnya bersifat kumulatif. Ini benar-benar mencakup semua cerita yang diposting selama keberadaan akun Anda, termasuk:

• Cerita yang Anda posting segera setelah fitur tersebut muncul, padahal fitur tersebut belum berbayar.
• Cerita yang telah Anda hapus.
• Cerita yang Anda posting sebelumnya saat Anda memiliki langganan Premium aktif.

Jadi, jika Anda pernah aktif menggunakan cerita dengan langganan tetapi sekarang tidak lagi berlangganan, batas "gratis" Anda kemungkinan sudah habis. Untuk memposting yang baru, aplikasi ini mengharuskan Anda berlangganan Premium.

Cara Mengetahui Kapan Batas Tercapai

Antarmuka tidak memperingatkan tentang pencapaian batas sebelumnya.

Jika, saat mencoba memposting, Anda melihat popup "Posting cerita saat ini hanya tersedia untuk pelanggan Telegram Premium". daripada pesan tentang mencapai batas harian — ini berarti jumlah cerita gratis Anda sudah habis.

Konfirmasi Dari Pengembang
Pengembang messenger telah https://bugs.telegram.org/c/59147 bahwa ini bukan bug, melainkan perilaku yang disengaja.

Pembatasan ini berlaku di wilayah tempat cerita awalnya diperkenalkan sebagai opsi berbayar. Editor https://t.me/tginfoen tidak mengetahui apakah batas "3 postingan sepanjang waktu" berlaku di negara-negara yang mengizinkan fitur ini gratis sejak diluncurkan.

#cerita #premium #batas
623001
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

08 Mei 2026, 08.56

Photo
Posting Cerita Tersedia Untuk Semua Pengguna

Malam ini, Telegram mengaktifkan postingan cerita tanpa langganan Premium untuk semua pengguna — termasuk dengan nomor telepon Rusia, Ukraina, Iran, India, dan Indonesia.

Meski demikian, sebagian pembaca melaporkan bahwa mereka masih tidak dapat menerbitkan cerita tanpa langganan. Redaksi menduga bahwa akses pengguna ke fitur ini dilakukan secara bertahap.

Dalam 24 jam, pengguna hanya dapat menerbitkan 1 cerita atas nama mereka sendiri. Untuk meningkatkan batas ini menjadi 100 cerita per hari, diperlukan langganan.

Perhatikan bahwa beberapa opsi di editor cerita masih hanya tersedia dengan Telegram Premium — misalnya, menambahkan stiker-tautan dan memilih durasi tampilan cerita.

#cerita
803006
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

08 Mei 2026, 08.56

Photo
Pemberitahuan Saat Membuat Passkey Baru

Mulai hari ini, saat membuat Passkey baru, pengguna menerima pemberitahuan di semua perangkat yang diotorisasi — mirip dengan pemberitahuan mengenai masuk (log in) dari perangkat baru.

Sebelumnya, kurangnya pemberitahuan menciptakan potensi ancaman keamanan: penjahat dapat secara diam-diam menambahkan passkey mereka ke akun orang lain.

Pesan sistem berisi data berikut:
• Penyedia Passkey (misalnya: 🔒 Apple Passwords).
• Detail perangkat: versi aplikasi, model telepon, dan OS.
• Lokasi tempat kunci ditambahkan.
• Petunjuk untuk memeriksa sesi aktif.

Nuansa penting keamanan
• Saat menghapus Passkey, pengguna juga menerima pemberitahuan di semua perangkat.
• Saat mengakhiri semua sesi aktif melalui «Pengaturan › Perangkat», passkey yang baru dibuat secara otomatis dihapus bersama sesi. Pemberitahuan tentang penghapusan juga dikirimkan.
• Menambahkan kunci keamanan hanya dapat dilakukan 24 jam setelah otorisasi.

#keamanan #otorisasi #passkey
1,200004
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

08 Mei 2026, 08.56

Photo
Telegram Menguji "Pembuatan Hadiah": Mekanika Kasino dan Pembakaran Aset

Fitur baru untuk hadiah yang disebut "crafting" telah https://t.me/telelakel dalam kode Telegram. Konsepnya sederhana: pengguna akan dapat menggabungkan beberapa hadiah menjadi satu untuk mendapatkan item yang lebih langka.

merangkum mekanika yang ditemukan oleh teleLakel:

• Risiko kehilangan semuanya. Fitur utamanya adalah prosesnya tidak menjamin keberhasilan. Hadiah yang dipilih mungkin saja "terbakar". Saat menggabungkan dua hadiah, kemungkinan kehilangannya paling tinggi; dengan empat, risikonya lebih rendah tetapi tetap ada.
• Penggabungan. Anda dapat menggunakan hingga 4 hadiah untuk crafting. Item yang dihasilkan akan mewarisi ID dari hadiah pertama yang dipilih (misalnya, jika Anda memilih hadiah dalam urutan [100, 50, 200], hadiah baru akan menerima #100).
• Warna khas. Jika Anda menggabungkan 4 hadiah dengan warna yang sama, hasilnya dijamin memiliki warna yang sama. Dalam kasus lain, atribut diacak secara acak.
• Irreversibilitas. Hadiah yang dibuat dengan cara ini tidak dapat digunakan untuk crafting lagi.
• Ketidakcocokan dengan NFT. teleLakel berspekulasi bahwa hadiah yang sebelumnya dicetak di blockchain TON sebagai NFT mungkin tidak kompatibel dengan mekanika baru.

Mengapa ini diperlukan?

Pada dasarnya, Telegram memperkenalkan elemen perjudian. Pengguna akan dihadapkan pada pilihan: menyimpan apa yang mereka miliki atau mempertaruhkan aset mereka untuk kesempatan mendapatkan model unik.

Dari perspektif pasar, ini adalah cara klasik untuk mendorong kenaikan harga. Hadiah yang "dapat dikonsumsi" akan dibakar dalam jumlah besar, pasokan totalnya akan berkurang, yang berarti item yang tersisa dan baru dibuat dapat meningkat nilainya.

Fitur ini belum berfungsi dan mungkin berubah saat dirilis. Crafting mungkin menjadi berbayar, logikanya dapat berubah, atau pembatasan tambahan dapat diterapkan.

Sebelumnya, tim menemukan bahwa tim Telegram sedang mengerjakan https://t.me/tginfo, Emoji Stake, yang memungkinkan taruhan pada lemparan dadu. Tim messenger juga memperkenalkan https://t.me/betainfoen untuk hadiah, memungkinkan Telegram menjual model baru dengan harga maksimum yang ditawarkan oleh pasar.

Menurut Opini Editor : Perjudian yang Tidak Tepat Waktu

Memperkenalkan mekanika perjudian terang-terangan di awal 2026 tampaknya merupakan langkah yang sangat berisiko. Telegram bertentangan dengan tren platform yang berusaha untuk kepatuhan terhadap peraturan.

• Brasil. Mulai Maret, https://en.clickpetroleoegas.com.br/Law-15-211-2025--Lula-bans-loot-boxes--fines-50-million--flpc96/ kepada anak-anak mulai berlaku. Pengadilan lokal sebelumnya telah , dan ketidakpatuhan terhadap hukum yang berulang dapat membuat messenger kehilangan pasar ini.
• UE dan Australia. Uni Eropa https://www.europarl.europa.eu/news/en/press-room/20251013IPR30892/new-eu-measures-needed-to-make-online-services-safer-for-minors undang-undang terhadap "desain adiktif", sementara di Australia, mekanika seperti ini secara https://igea.net/2024/09/changes-to-australian-classification-system-from-22-september-2024/ ke aplikasi, mengancam penghapusan dari akses publik di toko aplikasi.

#hadiah
723001
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

29 Apr 2026, 11.37

Photo1/2
Telegram Meluncurkan Kunci Sandi Secara Global Telegram menambahkan Kunci Sandi sebagai metode login, yang sekarang diluncurkan secara global. Keuntungan utama dari Kunci Sandi adalah kemampuan untuk masuk ke akun Anda dengan satu sentuhan, tanpa memasukkan…
759000
Telegram Info Indonesia logo
Telegram Info Indonesia

19 Apr 2026, 18.41

Photo1/2
Batasan Baru pada Partisipasi Jajak Pol

Dalam kode sumber untuk Telegram Desktop, ada garis kode yang menunjukkan penambahan alat untuk melacak dan menghentikan kecurangan dalam jajak pol:

• Opsi untuk mengizinkan pemungutan jajak pol hanya untuk pengguna yang berlangganan channel setidaknya 24 jam lebih.
• Kemampuan untuk mengizinkan pemungutan jajak pol hanya kepada pengguna dari negara tertentu (atau beberapa negara).
• Kemampuan untuk melihat statistik pol.

Kami mengingatkan Anda bahwa pada tahun 2020, tim Telegram sudah membuat jajak pol di mana opsi jawaban hanya tersedia untuk pengguna dengan kartu SIM Belarusia.

Namun, masih belum jelas apakah platform ini akan memungkinkan admin channel untuk menonaktifkan pemungutan jajak pol untuk pelanggan yang bergabung dengan channel setelah pol diposting atau apakah itu akan membuat kesalahan yang sama seperti dengan giveaway, di mana opsi ini juga tidak tersedia.

#Desktop #pol
1,030001

Showing 30 of 36 posts

Peringkat

Diperlukan Masuk

Frequently Asked Questions

Channel Telegram Telegram Info Indonesia tentang apa?+

Telegram Info Indonesia (@tginfoid) adalah channel Telegram di kategori Berita Teknologi di tgdio. Lihat ranking, rating, ulasan, dan postingan terbaru sebelum berlangganan. Saat ini sekitar 2.240 subscriber di tgdio.

Bagaimana bergabung dengan Telegram Info Indonesia (@tginfoid)?+

Buka profil di tgdio, lalu Join / Open in Telegram untuk berlangganan @tginfoid gratis.

Apakah Telegram Info Indonesia channel Berita Teknologi yang bagus?+

Di tgdio Anda bisa cek rating, ulasan, ranking, dan postingan Telegram Info Indonesia sebelum bergabung. Saat ini sekitar 2.240 subscriber di tgdio. Bandingkan dengan channel Berita Teknologi serupa.

Di mana melihat statistik dan postingan Telegram Info Indonesia?+

Di tgdio, buka halaman @tginfoid untuk statistik, ranking, rating, dan postingan.